Thursday, 9 Sya'ban 1441 / 02 April 2020

Thursday, 9 Sya'ban 1441 / 02 April 2020

Minimarket di Ciledug Disatroni Rampok Bersenjata Tajam

Senin 11 Nov 2019 13:02 WIB

Rep: Flori Sidebang/ Red: Andi Nur Aminah

Ilustrasi Perampokan Minimarket

Ilustrasi Perampokan Minimarket

Foto: Foto : MgRol_92
Akibat perampokan itu, pihak minimarket mengalami kerugian mencapai Rp 23.448.000.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebuah minimarket di Sudimara Timur, Ciledug, Kota Tangerang menjadi lokasi perampokan sejumlah uang oleh tiga orang bersenjata tajam. Salah satu pelaku diketahui memakai jaket ojek daring, Grab.

Baca Juga

Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Abdul Rachim mengatakan, peristiwa perampokan itu terjadi pada Sabtu (9/10) sekitar pukul 23.55 WIB. Saat penjaga minimarket bernama Arjun dan Wiwied hendak pulang dan menutup toko menggunakan rolling door, tiba-tiba tiga orang tidak dikenal datang dan memaksa penjaga toko untuk menunjukkan lokasi brankas penyimpanan uang. Para perampok juga mengikat tangan Arjun menggunakan tali rafia.

"Salah satu pelaku yang menggunakan jaket Grab menodongkan golok ke arah Arjun, kemudian dia dibawa ke dalam gudang yang berada di belakang area toko sambil menodongkan golok," kata Abdul Rachim dalam keterangan tertulisnya, Senin (11/10).

Kemudian, sambung dia, pelaku kembali memaksa Wiwied untuk menyerahkan kunci brankas. Namun, Wiwied mengaku tak memiliki kunci brankas toko.

"Sebelum saksi (Wiwied) menjawab (lokasi penyimpanan kunci brankas), pelaku sudah menggeledah tas milik saksi (Wiwied) dan didapati kunci brankas. Setelah itu, pelaku menyuruh Wiwied untuk membuka brankas sambil ditodongkan golok," ungkap Abdul Rachim.

Dari peristiwa itu, Abdul Rachim mengungkapkan, perampok yang menggunakan jaket Grab mengambil uang senilai Rp 19.661.500 dari dalam brankas. Sementara itu, dua pelaku lainnya mengambil rokok dan barang lainnya dengan total Rp 3.776.500. Ketiga pelaku pun berhasil melarikan diri.

"(Rokok dan barang-barang) dimasukkan ke dalam tas ransel warna hitam milik tersangka, kemudian saksi (Arjun dan Wiwied) ditinggal di gudang dengan pintu gudang tertutup. Sementara, pelaku melarikan diri," jelas dia. Akibat perampokan itu, pihak minimarket mengalami kerugian mencapai Rp 23.448.000. Saat ini, polisi masih mengejar pelaku perampokan.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA