Saturday, 14 Rabiul Awwal 1442 / 31 October 2020

Saturday, 14 Rabiul Awwal 1442 / 31 October 2020

Teror Penyiraman Cairan Kimia di Jakbar

Selasa 12 Nov 2019 00:07 WIB

Red: Esthi Maharani

Tabung berisi berbagai macam cairan zat kimia berbahaya

Tabung berisi berbagai macam cairan zat kimia berbahaya

Seorang penjual sayur disiram cairan kimia yang mengakibatkan luka bakar

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Seorang penjual sayur, Sakinah (60) diteror dengan cairan kimia yang mengakibatkan luka bakar di kepala, leher dan tangan. Di kediamannya di kawasan Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat, Senin, Sakinah mengungkap kronologi penyiraman yang menimpanya pada Jumat (7/11) sekitar pukul 19.00 WIB.

"Saya sudah mau pulang berjualan, terus kayak ada yang nyiram. Saya pikir waktu itu ada hujan karena airnya dingin," ujar lansia yang akrab disapa Enah itu.

Sakinah mengaku seperti disiram dari belakang oleh orang berbaju merah yang naik motor. Saat itu dia sedang mendorong gerobak yang berisi sayur-mayur menuju arah pulang ke rumah. Namun lantaran kejadian begitu cepat, ditambah kondisi yang gelap membuat ia tak melihat jelas wajah pelaku dan ciri-ciri pelaku.

"Di tengah perjalanan, enggak berapa lama rasanya panas gitu, kayak melepuh kulit saya," ujar dia.

Setelah disiram cairan kimia, Sakinah dibantu warga kemudian langsung dilarikan ke dokter sebelum dibawa ke RSUD Kembangan untuk dilakukan visum. Anggota Kepolisian setempat pun langsung menyelidiki gerobak sayur serta olah tempat kejadian perkara.

Kejadian tersebut sempat terekam kamera CCTV saat Sakinah berjalan lurus mendorong gerobak sayurnya di Komplek Taman Aries. Dia diserang seorang pemuda bermotor dengan air keras. Sakinah hanya dapat berharap pelaku penyiraman cairan kimia terhadap dirinya dapat segera ditemukan.

Sebelumnya, pada 5 November lalu, teror penyiraman air keras juga pernah terjadi di kawasan Kebon Jeruk yang mengakibatkan dua siswi SMP jadi korban.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA