Minggu, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 Desember 2019

Minggu, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 Desember 2019

Enam Ruas Jalan Jakarta akan Miliki Trotoar Complete Street

Selasa 12 Nov 2019 19:14 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Sejumlah pengendara kendaraan bermotor melintasi Jalan Gatot Subroto di depan kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/10/2019).

Sejumlah pengendara kendaraan bermotor melintasi Jalan Gatot Subroto di depan kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/10/2019).

Foto: Antara/Aditya Pradana Putra
Trotoar complete street akan dibangun di enam ruas jalan Jakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho menyebutkan, pengerjaan trotoar untuk tahun 2020 dengan konsep complete street akan dirasakan oleh masyarakat Jakarta di enam ruas jalan. Area yang dimaksud adalah Jalan MT Haryono, Gatot Subroto, Rasuna Said, Casablanca, KH Hasyim Ashari, dan Pramuka.

Baca Juga

Konsep trotoar complete street merupakan trotoar yang memiliki fasilitas kelengkapan yang membuat nyaman pejalan kaki. Di sana akan tersedia jalur penyeberangan, jalur sepeda, dan ada area hijau, seperti lahan untuk pohon pelindung dan ubin penunjuk jalan bagi penyandang disabilitas.

"Lalu kelengkapan jaringan utilitasnya atau manhole dan pembangunan amenities-nya,” ujar Hari di saat ditemui dalam peninjauan langsung trotoar Cikini, Jakarta Pusat, Selasa.

Semakin lebar jalur bagi pejalan kaki yang tersedia, semakin lengkap pula fasilitas pelengkap yang tersedia di trotoar yang akan dibangun. Hari menjelaskan, untuk trotoar tipe I memiliki lebar lebih dari lima meter atau disebut dengan complete street.

Selanjutnya, untuk tipe II memiliki lebar 3,5- 5,5 meter. Lalu, untuk tipe III memiliki lebar 2-3,5 meter dan terakhir trotoar tipe IV 1,5-2 meter.

Kelengkapan fasilitas juga turut disertakan dalam tipe-tipe trotoar lainnya, meski tidak selengkap trotoar tipe I yang merupakan gambaran complete street sepenuhnya. Dalam pembahasan terakhir bersama Komisi D DPRD DKI diketahui Dinas Bina Marga DKI merencanakan pembangunan trotoar sepanjang 95 kilometer berkurang sepanjang 8 kilometer dari target awal, yaitu sepanjang 103 kilometer.

Terjadi pemangkasan dana juga dalam proyek pembangunan trotoar untuk 2020 menjadi Rp 1 triliun dari total sebelumnya Rp 1,2 triliun.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA