Sunday, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 December 2019

Sunday, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 December 2019

Dirut Akumobil Beli Tas Mewah dari Uang Konsumen

Rabu 13 Nov 2019 07:40 WIB

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Ani Nursalikah

 Nurul Husni Farid, Operation Director Akumobil.id 2. Alief, Chief Financial Officer Akumobil.id (keduanya berdiri) tengah memberikan penjelasan kepada konsumennya.

Nurul Husni Farid, Operation Director Akumobil.id 2. Alief, Chief Financial Officer Akumobil.id (keduanya berdiri) tengah memberikan penjelasan kepada konsumennya.

Foto: Foto: Istimewa
Dirut Akumobil beli tas newah untuk istri.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Direktur Utama PT Akumobil, BJP, yang diduga melakukan penipuan dalam kasus penjualan mobil murah membeli tas mewah bermerek untuk istrinya. Hal itu terungkap saat polisi melakukan penyitaan terhadap aset-aset PT Akumobil di Bandung dan Surabaya.

Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP M Rifai mengatakan tersangka membeli tas mewah Louis Vuitton yang digunakan istrinya seharga Rp 15 juta. Polisi menyita empat buah tas merek tersebut dan satu lainnya merek Gucci dengan harga diatas Rp 10 juta.

"Kami juga menyita uang tunai Rp 300 juta. Sisa dari kemarin yang kami blokir," katanya, Rabu (13/11).

Baca Juga

Polisi masih akan terus menelusuri aliran dana konsumen digunakan untuk apa saja oleh tersangka. Menurut Rifai, polisi menyita delapan kendaraan, termasuk motor besar dan emas Bandung dan Surabaya. Kemudian, aset kendaraan yang disita yaitu mobil jenis Fortuner, Towing, mobil bak terbuka, Mercedez Benz CLA 200, dan Mobilio.

Sementara aset emas yang disita memiliki nilai kurang lebih Rp 20 juta. "Roda duanya ada empat yang baru kita sita. Ini anggota masih di lapangan untuk menelusuri aset milik konsumen. Total aset yang disita Rp 35 miliar," ujarnya.

Rifai mengatakan kerugian konsumen yang disebabkan oleh PT Akumobil mencapai kurang lebih Rp 100 miliar. Jumlah tersebut kemungkinan akan terus bertambah.

Polisi akan menggandeng PPATK untuk menelusuri aset konsumen yang berada di bank atas nama PT Akumobil. Tidak hanya itu, polisi juga akan menetapkan tersangka baru dari jajaran direktur dan lainnya.

PT Akumobil menawarkan program jual mobil murah kepada konsumen melalui kegiatan flash sale disalah satu pusat perbelanjaan di Kota Bandung. Satu unit mobil city car baru dibanderol harga Rp 50 juta dari harga asli Rp 150 juta lebih.

Para konsumen harus menyetorkan uang DP Rp 1 juta. Kemudian dilakukan undian, jika nomor undian konsumen terpilih maka harus langsung melunasi sisa uang Rp 49 juta. Kemudian dijanjikan satu bulan lebih mobil akan diterima. Namun, hingga saat ini unit mobil tidak diterima dan uang pun lenyap.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA