Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

Gojek Tanggapi Dugaan Mitra Terlibat Bom Polrestabes Medan

Rabu 13 Nov 2019 10:35 WIB

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Indira Rezkisari

Sejumlah petugas kepolisian memeriksa tas warga yang akan masuk ke Polresta Padang, Sumatera Barat, Rabu (13/11/2019).

Sejumlah petugas kepolisian memeriksa tas warga yang akan masuk ke Polresta Padang, Sumatera Barat, Rabu (13/11/2019).

Foto: Antara/Muhammad Arif Pribadi
Gojek akan bersikap kooperatif dalam investigasi ledakan Polrestabes Medan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ledakan keras terjadi di Polrestabes Medan, Rabu (13/11) pagi sekitar pukul 08.40 WIB. Perusahaan Gojek menanggapi kabar bahwa dua pengemudi (mitra) Gojek diduga menjadi pelaku peledakan.

“Kami mengutuk aksi teror yang terjadi di Polrestabes Medan pagi ini dan berduka cita atas jatuhnya korban dari aksi teror tersebut," ujar VP Corporate Communications Gojek Kristy Nelwan, Rabu (13/11).

Ia belum bisa menanggapi lebih lanjut soal atribut yang dikenakan terduga pelaku yang mirip jaket Gojek. Gojek akan bersikap kooperatif terhadap penyelidikan ledakan itu.

"Kami tidak dapat berkomentar mengenai atribut terduga pelaku. Kami telah dengan segera menghubungi dan berkoordinasi dengan pihak berwajib, serta siap untuk memberikan seluruh bantuan dan dukungan yang diperlukan untuk proses investigasi," ujar Kristy.

Ia menekankan Gojek menolak segala tindakan berbau kekerasan.

"Gojek menentang keras segala tindakan anarkis dan akan memberikan dukungan penuh upaya pihak berwajib dalam menjaga keamanan masyarakat," tambah Kristy.

Sampai saat ini polisi masih menginvestigasi asal ledakan dan jumlah korban. Diduga ledakan berasal dari lokasi di sekitar halaman parkir Polrestabes Medan.


Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA