Thursday, 16 Sya'ban 1441 / 09 April 2020

Thursday, 16 Sya'ban 1441 / 09 April 2020

DKI Godok Larangan Skuter Listrik di Jalan Raya

Rabu 13 Nov 2019 17:15 WIB

Rep: Amri Amrullah/ Red: Ratna Puspita

Grabwheels (Ilustrasi)

Grabwheels (Ilustrasi)

Foto: Doc Sinar Mas Land
Dishub DKI menyatakan aturan terkait skuter listrik akan rampung Desember.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang menggodong aturan yang bakal melarang skuter listrik beroperasi di jalan raya. Aturan tersebut akan memuat area yang boleh dilintasi oleh skuter listrik.

Baca Juga

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Lupito mengatakan Dinas Perhubungan DKI Jakarta saat ini sedang menggodok aturan pelarangan operasional skuter listrik di jalan raya. "Sekarang sedang finalisasi aturannya. Nanti Grabwheels hanya boleh di jalur sepeda dan area dalam GBK," kata Syafrin kepada wartawan di Jakarta, Rabu (13/11).

Selain pelarangan skuter listrik di jalan raya, Syafrin juga menyebut kemungkinan pelarangan di area Car Free Day (CFD) atau hari bebas kendaraan. Syafrin juga mengungkapkan kemungkinan akan ada pelarangan operasional skuter listrik pada waktu-waktu tertentu. 

"Rencananya peraturan soal Grabwheels ini akan rampung pada Desember ini," katanya.

Syafrin mengatakan, skuter listrik memang seharusnya tidak digunakan di jalan raya. Pengguna skuter listrik seharusnya hanya diperbolehkan di jalur sepeda, bukan di jalur kendaraan bermotor.

Saat ini, skuter listrik beroperasi di Jakarta dengan sistem penyewaan. Penyedia layanan ini di antaranya Grabwheels. Layanan skuter listrik Grabwheels dapat ditemukan di Senayan, Jakarta. 

Pada Ahad (10/11) lalu, pengendara skuter listrik ini di sekitar Senayan mengalami kecelakaan karena ditabrak pengendara mobil. Akibatnya, dua pengguna Grabwheels bernama Ammar dan Wisnu, masing-masing berusia 18 tahun, meninggal dunia. Sedangkan empat sahabatnya yang juga menggunakan Grabwheels mengalami luka-luka.

CEO GrabWheels TJ Tham mengatakan turut berduka cita atas insiden tersebut. "Kami sudah menerima informasi kecelakaan tersebut. Kami segenap manajemen grabwheels menyesali insiden ini dan turut berduka cita," ungkapnya.

Ia mengakui pihak Grab sudah menemui keluarga korban baik yang tewas maupun yang luka-luka. Selanjutnya, ia mengatakan komitmen Grabwheels untuk memberikan bantuan kepada keluarga korban. Ia juga menjanjikan jaminan meningkatkan keamanan layanan pengguna dan menjaga keselamatan Grabwheels. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA