Thursday, 26 Jumadil Akhir 1441 / 20 February 2020

Thursday, 26 Jumadil Akhir 1441 / 20 February 2020

KAI Daop VI Rombak Wajah KA Prameks

Selasa 15 Oct 2019 15:36 WIB

Rep: Binti Sholikah/ Red: Esthi Maharani

Sejumlah penumpang duduk di dalam gerbong kereta Prambanan Ekspress (Prameks) jurusan Yogyakarta-Solo.

Sejumlah penumpang duduk di dalam gerbong kereta Prambanan Ekspress (Prameks) jurusan Yogyakarta-Solo.

Foto: Antara
Sebanyak empat rangkaian kereta (trainset) Prameks akan dirombak.

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) VI melakukan perombakan wajah Kereta Api (KA) Prambanan Ekspres (Prameks). Sebanyak empat rangkaian kereta (trainset) Prameks akan dirombak.

Kepala Daop VI Yogyakarta, Eko Purwanto, mengatakan, empat trainset KA Prameks yang saat ini memiliki motif yang berbeda-beda, mulai dari motif batik, ada yang warna kuning, ada yang merah putih akan diseragamkan dengan warna putih. Sebenarnya, perubahan warna bukan tujuan utama KAI Daop VI. KAI lebih mengedepankan aspek keandalan sarana dan kenyamanan pengguna jasa KA Prameks.

"Maka selain perbaikan eksterior seperti pengecatan perbaikan komponen mesin dan alat bantu lainnya kami utamakan. Selain itu kami programkan sampai akhir tahun ini semua KA lokal termasuk KA Prameks harus ber AC," terang Eko seperti tertulis dalam siaran pers, Selasa (15/10).

Menurutnya, pengguna jasa KA Prameks dari tahun ke tahun mengalami kenaikan signifikan. Dari data KAI Daop VI, dalam satu hari trayek perjalanan KA Pramek sebanyak 21 trip melayani relasi Yogyakarta - Solo dan Yogyakarta - Kutoarjo PP.

Jumlah penumpang KA lokal Prameks periode 2016 mencapai 2.973.891 orang, naik tajam menjadi 3.650.144 penumpang pada 2017, dan sedikit meningkat menjadi 3.940.671 pada 2018. Kemudian, mulai awal Januari sampai dengan akhir Agustus 2019 sebanyak 2.537.023 penumpang.

Diperkirakan jumlah peminat KA Prameks dari tahun ke tahun akan terus mengalami peningkatan. "Dengan jumlah empat armada prameks yang dioperasikan saat ini masih banyak penumpang yang tidak mendapatkan tiket, sehingga harus rela menggunakan KA lain (terusan) manakala jumlah penumpang KA Prameks sudah melebihi kuota yakni 100 persen duduk dan 50 persen berdiri," imbuhnya.

Selain itu, untuk mendukung operasional Bandara, baik Yogyakarta Internaional Air port (YIA) maupun operasional Bandara International Adi Sumarmo (BIAS) PT KAI Daop VI sudah siap untuk mengoperasikan armada KA.

PT KAI Daop VI sudah mempersiapkan empat trainset KA untuk melayani rute ke dua bandara tersebut masing masing dua Trainset untuk melayani relasi Solo - Bandara Adi Sumarmo dan dua Trainset untuk memberikan pelayanan dari Yk - ke Wojo ( Bandara YIA).

"Setidaknya ada 10 perjalanan KA PP menuju Bandara YIA," ungkap Eko Purwanto.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA