Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

Pascabom Medan, Polisi Geledah Rumah SA

Kamis 14 Nov 2019 16:00 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Personel penjinak bom dari Gegana Brimob Polda Sumatera Utara memeriksa sebuah sepeda motor yang diduga milik pelaku bom bunuh diri yang terparkir di depan Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/11/2019).

Personel penjinak bom dari Gegana Brimob Polda Sumatera Utara memeriksa sebuah sepeda motor yang diduga milik pelaku bom bunuh diri yang terparkir di depan Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/11/2019).

Foto: Antara/Septianda Perdana
Polisi telah memasang garis polisi di rumah SA.

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Pascaledakan bom bunuh diri di Markas Komando Polres Kota Besar (Polrestabes) Medan, pihak Kepolisian melakukan penggeledahan di rumah pimpinan pengajian terduga pelaku bom bunuh diri, RMN.

Baca Juga

Informasi dihimpun, pimpinan pengajian tersebut berinisial SA warga Jalan Serdang, Kelurahan Belawan I, Kecamatan Medan Belawan, Medan Sumatera Utara.

Pantauan kantor berita Antara, Kamis (14/11), di lokasi rumah SA, petugas gabungan TNI-Polri melakukan penjagaan ketat di seputaran rumah SA. Petugas juga memasang garis polisi di area rumah.

"Iya ini rumah dia (SA), kenal aku ini orangnya. Tadi malam juga ada digeledah rumahnya ini. Banyaklah polisi yang datang tadi malam," ujar seorang warga bernama Ina.

Diberitakan sebelumnya, ledakan terjadi di Markas Komando Polres Kota Besar (Polrestabes) Medan di Jalan HM Said Medan, Rabu pagi sekitar pukul 08.45 WIB.

Ledakan yang diduga bom bunuh diri itu dilakukan seseorang berinisial RMN (24). Terduga pelaku meledakkan diri di sekitar kantin Polrestabes Medan. Akibatnya, enam orang terluka.Pascaledakan, petugas mengamankan istri dan mertua dari terduga pelaku yang saat ini masih dalam proses pemeriksaan di Mako Brimob.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA