Monday, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 December 2019

Monday, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 December 2019

Anies Baswedan Sebut PKS Mainkan Peran dalam Persatuan

Kamis 14 Nov 2019 16:15 WIB

Rep: Amri Amrullah/ Red: Ratna Puspita

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan

Foto: Republika/Mimi Kartika
Meskipun berbeda pilihan politik, PKS mampu duduk bersama.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menyebut Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memiliki peran yang penting dalam menjaga nilai-nilai persatuan bangsa. Meskipun berbeda pilihan politik, PKS mampu duduk bersama dan menjaga persatuan sebagai satu bangsa.

Baca Juga

"Akhir-akhir ini kan musim pelukan, pelukan ini nampaknya simbolik tapi bila dipuncak terjalin hubunhan InsyaAllah sampai ke bawah perasaan kebersamaan itu akan terjalin," kata Anies dalam agenda Rakornas PKS, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (14/11).

Menurut Anies, sikap PKS yang menyambut baik kehadiran partai lainnya merupakan sikap yang patut diapresiasi. "Tokoh-tokoh bangsa yang dimunculkan tadi (di tayangan-red), mereka berdebat, mereka bekerjakeras untuk memenangkan partainya, tapi yang menarik mereka bisa duduk bersama," kata Anies.

"Mereka bisa menjaga perasaan kebersamaan sebagai bangsa, ini satu pesan yang sekarang dititipkan oleh PKS. Bahwa pandangan boleh berbeda tapi kebersamaan terus dijaga sebagai bangsa," lanjutnya.

Gubernur yang diusung oleh PKS pada Pilkada 2017 lalu ini berharap PKS akan menjaga peran pemersatu tersebut. "Harapannya, PKS terus memainkan peran ini dengan sebaik-baiknya, dan harapannya ini terjalin di Jakarta dan seluruh Indonesia bisa merasakannya," harap Anies.

Sebelumnya, Presiden PKS Sohibul Iman dan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh bertemu di kantor DPP PKS di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Rabu (30/10). Pertemuan Surya Paloh dan Sohibul Iman saat itu berlangsung dengan akrab. Dalam pertemuan itu, Nasdem dan PKS sepakat menjaga kedaulatan NKRI dengan menjalankan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945. 

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA