Sunday, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 December 2019

Sunday, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 December 2019

Jakarta Kaji Pembatasan Jam Operasional Skuter Listrik

Jumat 15 Nov 2019 05:50 WIB

Red: Ani Nursalikah

Seorang pengguna skuter listrik sedang melintas di Jalan Setiabudi Raya, Jakarta Pusat, Rabu (13/11).

Seorang pengguna skuter listrik sedang melintas di Jalan Setiabudi Raya, Jakarta Pusat, Rabu (13/11).

Foto: Republika/Febryan A
Rencananya, jam oerasional skuter listrik akan disamakan dengan angkutan umum.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemprov DKI Jakarta mengkaji kemungkinan penerapan pembatasan jam operasional malam bagi penggunaan skuter listrik Grabwheels demi alasan keselamatan. Rencananya, Pemprov DKI menyamakan jam operasional skuter listrik dengan jam operasional angkutan umum, seperti MRT atau Transjakarta, yakni mulai pukul 05.00 hingga 23.00 WIB.

“Kami harapkan, setelah pukul 23.00, operator skuter listrik tidak lagi menyewakan itu. Demi aspek keselamatan masyarakat,” kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo saat dikonfirmasi, Kamis (14/11).

Dia menilai pembatasan jam operasional ini bertujuan menghindari terjadinya kelalaian yang berujung kecelakaan seperti yang baru-baru ini terjadi. Syafrin beralasan, karena ketika malam tiba dan jalanan mulai sepi, hal itu bisa membahayakan.

Baca Juga

photo
Sejumlah warga menggunakan skuter listrik di kawasan FX Sudirman, Jalan Sudirman, Jakarta, Rabu (13/11).

Dia mengatakan Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya sudah mulai menyusun regulasi untuk operasional skuter listrik. Saat ini, skuter listrik hanya boleh digunakan di jalur sepeda yang sudah tersedia, serta melarang pengoperasiannya di trotoar, jembatan penyeberangan, dan jalan raya.

Bagi pemakai skuter listrik yang masih membandel, mereka akan diberi tindakan tegas, baik itu yang menyewa maupun milik pribadi. “Pengemudinya akan kita setop dan otopetnya kita tahan. Tentu yang pribadi pun akan mengikuti regulasi yang kita buat,” kata Syafrin.

Kasubdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Fahri Siregar mengimbau agar Grab selaku operator layanan skuter listrik Grabwheels membuat aturan yang jelas terkait penggunaan skuter listrik yang disewakannya. Bila tidak ada aturan yang jelas dari operator, tidak menutup kemungkinan kepolisian akan melarang skuter listrik beroperasi di jalanan ibu kota.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA