Friday, 17 Sya'ban 1441 / 10 April 2020

Friday, 17 Sya'ban 1441 / 10 April 2020

MRT akan Luncurkan Kartu Perjalanan Ganda

Jumat 15 Nov 2019 20:27 WIB

Red: Nora Azizah

Penumpang saat menempelkan kartu untuk menaiki MRT di Stasiun MRT Bundaran HI.

Penumpang saat menempelkan kartu untuk menaiki MRT di Stasiun MRT Bundaran HI.

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Kartu perjalanan ganda MRT akan dirilis akhir November mendatang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT MRT Jakarta akan meluncurkan kartu perjalanan ganda atau multi trip ticket (MTT) 'Jelajah'. Rencananya kartu multi trip ganda ini akan dirilis pada 25 November 2019.

“Alhamdulillah sudah diberikan izindari Bank Indonesia kemarin, akan perkenalkan Senin atau Selasa, tanggal 25 November diluncurkan,” kata Direktur Operasi dan Pemeliharaan MRT Jakarta Muhammad Effendi di Jakarta, Jumat (15/11).

Effendi mengatakan, saat diluncurkan, kartu tersebut juga akan mulai berlaku di mana harga yang ditawarkan Rp 25.000. Untuk tahap pertama, pihaknya menyiapkan 950.000 MTT.

Kelebihan MTT, lanjut dia, mempermudah penumpang karena lebih cepat saat menempelkan kartu di gate. Kecepatannya hanya 0,2 detik dibandingkan dengan uang elektronik dari bank yang sudah bekerja sama dengan pihak MRT Jakarta.

“Kelebihan kartu kita kecepatan bacanya kalau MTT itu tidak perlu disentuhkan ke gate 0,2 detik sudah terbaca, kalau kartu dari bank butuh satu sampai dua detik,” katanya.

Effendi mengatakan, pihaknya juga akan berkolaborasi dengan Jak Linko milik Pemrpov DKI Jakarta. Berdasarkan surat keputusan, PT MRT Jakarta telah mendapatkan persetujuan izin Bank Indonesia sebagai Penerbit Uang Elektronik bentuk chip.

Baca Juga

Hal ini akan diterapkan dalam penerbitan kartu Jelajah Multi-Trip Ticket (MTT) MRT Jakarta. Persetujuan izin ini diberikan Bank Indonesia kepada MRT Jakarta dan belaku selama lima tahun sampai dengan 14 November 2024 dan dapat diperpanjang kembali.

Sebagaimana tercantum dalam surat izin Bank Indonesia, MRT Jakarta juga melakukan interkoneksi dan interoperabilitas dalam bentuk konvergensi teknis dengan kartu KMT Kereta Commuter Indonesia (KCI) paling lambat 1 Januari 2022.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA