Sunday, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 December 2019

Sunday, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 December 2019

Anak Bupati Majalengka Diperiksa Sudah Lebih 8 Jam

Jumat 15 Nov 2019 22:26 WIB

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Andi Nur Aminah

Foto Surat Izin Penggunaan Senjata Peluru Karet milik IN, anak bupati Majalengka,  yang terlibat kasus penembakan di Majalengka, Jawa Barat pada Ahad (10/11) lalu. Surat izin IN sudah kedaluwarsa.

Foto Surat Izin Penggunaan Senjata Peluru Karet milik IN, anak bupati Majalengka, yang terlibat kasus penembakan di Majalengka, Jawa Barat pada Ahad (10/11) lalu. Surat izin IN sudah kedaluwarsa.

Foto: Dok Kapolres Majalengka AKBP Mariyono
Hingga kini belum diketahui apakah anak Bupati Majalengka akan ditahan atau tidak.

REPUBLIKA.CO.ID, MAJALENGKA -- Pemeriksaan terhadap anak Bupati Majalengka Karna Sobahi, INA, oleh tim penyidik Polres Majalengka, hingga Jumat (15/11) pukul 21.00 WIB, masih belum rampung. Hingga kini pun belum diketahui apakah INA akan ditahan atau tidak. "(Pemeriksaan) masih (berlangsung)," ujar Kuasa Hukum INA, Dadan Taufik, dalam pesan singkatnya kepada Republika.co.id, Jumat (15/11).

Baca Juga

Dadan mengatakan, pemeriksaan terhadap INA sudah mulai dilakukan sejak sekitar pukul 13.00 WIB. Itu berarti, sejauh ini pemeriksaan sudah berlangsung selama delapan jam.

Namun, saat ditanyakan mengenai seputar pertanyaan yang diajukan tim penyidik kepada kliennya, Dadan enggan menjelaskan. "Mengenai pokok materi, kami belum bisa kasih komentar," ujar Dadan.

Seperti diketahui, polisi telah menetapkan INA sebagai tersangka. Penetapan status itu setelah INA diduga menjadi pelaku penembakan terhadap seorang pengusaha di Kabupaten Majalengka, Panji Pamungkasandi. Kasat Reskrim Polres Majalengka, AKP Wafdan Muttaqin, menyebutkan, INA dijerat dengan Pasal 170 juncto Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951. Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui apakah INA nantinya akan ditahan usai pemeriksaan tersebut atau tidak. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA