Monday, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 December 2019

Monday, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 December 2019

Akses Pembayaran BP Jamsostek Kian Dipermudah

Sabtu 16 Nov 2019 06:06 WIB

Rep: Erdy Nasrul/ Red: Agung Sasongko

Link Aja menjadi uang elektronik yang memiliki layanan pembayaran BPJS Ketenagakerjaan.

Link Aja menjadi uang elektronik yang memiliki layanan pembayaran BPJS Ketenagakerjaan.

Foto: istimewa
Link Aja menjadi uang elektronik memiliki layanan pembayaran BPJS Ketenagakerjaan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Badan Penyelenggara (BP) Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) dan Link Aja bekerja sama untuk mempermudah pembayaran tagihan secara elektronik. Kedua pihak menandatangani komitmen untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat untuk membayar tagihan jamsostek secara non-tunai, di Jakarta, belum lama ini.

Direktur Pelayanan BP Jamsostek, Krishna Syarif menjelaskan, fungsi utama kerja sama ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan instrumen nontunai. Hal ini mendukung komitmen pemerintah yang mengupayakan masyarakat semakin membudayakan transaksi non-tunai, yang dapat meningkatkan indeks keuangan inklusif di Indonesia. 

Link Aja resmi menjadi satu-satunya uang elektronik yang memiliki layanan pembayaran BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek). Bekerja sama dengan Finnet sebagai biller aggregator, Link Aja hadir untuk mempermudah pembayaran BP Jamsostek dengan manfaat program antara lain Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, dan Jaminan Hari Tua bagi peserta Bukan Penerima Upah (BPU) dan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Link Aja Merupakan uang elektronik nasional kebanggaan Indonesia berbasis server yang merupakan produk andalan dari PT Fintek Karya Nusantara (Finarya) dan telah terdaftar di Bank Indonesia.

Perlindungan BPJAMSOSTEK pada dasarnya mencakup tiga jenis kepesertaan, yaitu Penerima Upah (PU), BPU, dan PMI. “Namun untuk saat ini layanan yang dapat dilakukan melalui aplikasi Link Aja adalah pembayaran BP Jamsostek bagi pekerja yang melakukan kegiatan atau usaha ekonomi secara mandiri, seperti Pedagang, Pengendara Ojek, Petani. Lainnya adalah warga negara Indonesia yang akan, sedang, atau telah melakukan pekerjaan dengan menerima upah di luar wilayah Republik Indonesia,” ujar Krishna.

Krishna Syarif menegaskan, pihaknya sangat mendukung kerja sama pembayaran iuran menggunakan Link Aja. “Kami melihat salah satu solusi terbaik bagi peserta BPJAMSOSTEK agar mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan adalah dengan memberikan kemudahan-kemudahan, khususnya terkait pendaftaran dan pembayaran iuran,” ujarnya, dalam keterangan tertulis pada Kamis (14/11).

Kemudahan pembayaran tagihan ini diharapkan dapat menjadi insentif adopsi bagi seluruh lapisan masyarakat untuk mengubah kebiasaan pembayaran tunai menjadi nontunai dalam kehidupan sehari-hari.

“Terlebih adanya promo-promo menarik seperti cashback yang diberikan LinkAja, Saya rasa bisa menjadi insentif tersendiri bagi peserta agar dapat beralih menjadi cash-less Society di tengah perkembangan teknologi yang sangat masif. Harapan kami tentunya dengan melakukan pembayaran pada platform LinkAja, selain memudahkan peserta kami dalam melakukan pembayaran iuran, juga aspek keamanan dan kenyamanan transaksi finansial yang dimiliki LinkAja menjadi daya tarik tersendiri, selain promo-promo yang berlaku”, terang Krishna.

Danu Wicaksana, Direktur Utama LinkAja mengatakan, kehadiran menu pembayaran digital BP Jamsostek pada aplikasi Link Aja merupakan salah satu komitmen kami untuk dapat menjawab tantangan utama di bidang pembayaran digital. Yaitu kebiasaan masyarakat dalam menggunakan uang tunai dan akses terhadap layanan keuangan yang masih terbatas. 

Dengan adanya layanan terbaru yang memudahkan pelanggan BP Jamsostek dalam membayar tagihannya, diharapkan dapat menjadi bagian dari edukasi kami untuk mengubah kebiasaan masyarakat Indonesia yang menggunakan uang tunai menjadi uang elektronik.” Kami juga akan terus berupaya mengoptimalkan jangkauan ke seluruh lapisan masyarakat untuk memberikan layanan keuangan yang aman, mudah, dan nyaman,” imbuhnya

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Finnet Indonesia Paulus Djatmiko meyakini layanan yang ditawarkan Link Aja mampu memberikan kemudahan bagi nasabah BP Jamsostek. “Kita sadar betul masih banyak pekerja BPU yang tidak membayar iuran BPJAMSOSTEK karena ketidaktahuan cara membayar,” katanya

Dengan menggunakan LinkAja, cara pembayaran iuran jadi mudah, cukup dari handphone saja para pekerja tersebut telah tercover.” tutur Paulus. 

Finnet telah ditunjuk menjadi aggregator BPJAMSOSTEK sejak 31 Maret 2016. Sampai saat ini Finnet telah terhubung dengan mitra modern channel, perbankan, dan yang paling baru ini dengan Link Aja. Kerja sama ini mampu memberikan dampak positif kepada pekerja dan juga perekonomian Indonesia.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA