Tuesday, 26 Jumadil Awwal 1441 / 21 January 2020

Tuesday, 26 Jumadil Awwal 1441 / 21 January 2020

Terbakarnya Pasar Beras Bendul Merisi Hanguskan 10 Mobil, Milik Siapa?

Ahad 17 Nov 2019 12:31 WIB

Rep: jatimnow.com/ Red: jatimnow.com

.

.

Tempat parkir di Pasar Beras Bendul Merisi bukan dikelola oleh PD Pasar.

jatimnow.com - Kebakaran meluluhlantakkan Pasar Beras Bendul Merisi di Wonokromo. Di pasar itu ternyata terdapat 10 mobil ikut terpanggang.

Mobil-mobil yang gosong itu di dalam lapak saat api membara. Mobil itu tengah parkir?

Humas PD Pasar Surya, M Jaini memgakui jika pasar tersebut merupakan unit pasar yang dikelola dan salah satunya merupakan tempat parkir.

"Itu pasar yang salah satunya digunakan sebagai tempat parkir," kata Jaini, Sabtu (16/11/2019).

Bagaimana mobil itu bisa di dalam?

"Enggak tahu milik siapa . Sebab itu bukan masuk dalam Pasar Surya," jawabnya.

Menurut Jaini, tempat parkir tersebut bukan dikelola oleh PD Pasar, melainkan kerjasama dengan pihak lain.

"Itu warga kerjasama dengan PT KAI. Itu kan lahannya PT KAI semua. Langsung kerjasama dengan PT KAI," tandasnya.

Sebelumnya, Kanit Reskrim Polsek Wonokromo, Ipda Arie Pranoto menyebut jika kebakaran yang terjadi di pasar beras mengakibatkan 10 mobil dan dua motor yang di parkir di dalam hangus.

"10 mobil dan dua motor yang terbakar saat itu sedang parkir," katanya.

Dari hasil penyelidikan sementara, kendaraan yang terpanggang tersebut dalam kondisi terparkir.

"Setiap bulan, pemilik dikenakan tarif Rp 300 ribu - Rp 350 ribu. Ini korban pemilik mobil juga masih dicari untuk pendataan," ujarnya.

Kebakaran di pasar yang berada di depan Rumkit AL dr Ramelan tidak menyebabkan jatuhnya korban jiwa.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan jatimnow.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab jatimnow.com.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA