Thursday, 28 Jumadil Awwal 1441 / 23 January 2020

Thursday, 28 Jumadil Awwal 1441 / 23 January 2020

PKS Segera Temui PAN dan Demokrat

Ahad 17 Nov 2019 13:21 WIB

Rep: Rizkyan Adiyudha/ Red: Ratna Puspita

Ketua DPP PKS Pipin Sopian

Ketua DPP PKS Pipin Sopian

Foto: Republika/Afrizal Rosikhul Ilmi
PKS ingin mengajak PAN dan Demokrat membahas pelembagaan koalisi oposisi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengaku segera melakukan safari politik ke Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Demokrat. Safari politik ke dua partai tersebut dilakukan guna membahas pelembagaan koalisi oposisi terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Baca Juga

Ketua Departemen Politik PKS Pipin Sopian mengatakan, pertemuan itu akan dilakukan dalam waktu dekat. "Dengan PAN dan Demokrat menunggu konfirmasi,"  kata Ketua Departemen Politik PKS Pipin Sopian kepada Republika di Jakarta, Ahad (17/11).

Kendati demikian, Pipin mengatakan, ajakan PKS membangun koalisi oposisi tidak bersifat memaksa. Partai yang dikomandoi Sohibul Iman itu mengatakan pelembagaan koalisi oposisi ke dua partai tersebut jika mereka berkenan.

Pada saat bersamaan PKS, dia mengatakan, juga akan mengadakan pertemuan serupa dengan Partai Berkarya. Pertemuan tersebut, sambung dia, kemungkinan bakal dilakukan di kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS di TB Simatuang, Jakarta Selatan.

"Dengan Berkarya Insya Allah pada Selasa (19/11) ini dan pertemuan di Kantor DPP PKS," kata dia singkat.

Seperti diketahui, PAN, Demokrat, dan Berkarya merupakan partai yang menjadi mitra koalisi PKS pada Pemilu 2019 lalu. Mereka bersama-sama mengusung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Sebelum PAN, PKS telah lebih dulu menjamu Ketua Umum partai Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh di DPP PKS. Presiden PKS Sohibul Iman selanjutnya dijadwalkan bertemu dengan Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra atau akrab disapa Tommy Soeharto.

PKS mengaku ingin mendengar dan memastikan bagaimana sikap serta posisi mereka usai Pilpres berlangsung. Komunikasi dengan partai politik di luar parlemen juga dilakukan guna membangun kekuatan politik.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA