Monday, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 December 2019

Monday, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 December 2019

Setelah Dinyatakan Hilang, Habibi Ditemukan Tewas Tenggelam

Senin 18 Nov 2019 07:57 WIB

Rep: Bayu Adji P/ Red: Andi Nur Aminah

Ilustrasi Tenggelam

Ilustrasi Tenggelam

Foto: Foto : MgRol112
Sebelumnya Habibi dilaporkan hilang terbawa arus Sungai Cimanuk

REPUBLIKA.CO.ID, GARUT -- Satu orang anak dilaporkan tenggelam di Sungai Cimanuk, tepatnya di Desa Kertajaya, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Ahad (17/11), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sebelumnya, anak bernama Habibi (12 tahun) dilaporkan hilang terbawa arus Sungai Cimanuk. "Info terkini, Habibi sudah ditemukan keadaan meninggal dunia masih di sekitar lokasi berenang oleh Tim Basarnas," kata dia Camat Cibatu, Sadirman Tanjung, Ahad (17/11) malam.

Baca Juga

Sebelumnya, lima anak berusia belasan tahun mandi di Sungai Cimanuk, tepatnya di blok Karomoy, Desa Kertajaya, pada Ahad sekitar 13.45 WIB. Diperkirakan, Habibi berenang ke tengah, tapi kemudian tenggelam. Andika (14), salah satu teman korban, berusaha membantu, tapi justru ikut tenggelam. Keduanya tak mampu menyelamatkan diri dan terbawa arus Cimanuk.

Korban atas nama Andika telah ditemukan lebih dulu dalam keadaan meninggal dunia. Setelah itu, Habibi juga ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Kapolsek Cibatu AKP Dudi Trisna mengatakan, dua pelajar yang tenggelam dan terbawa arus sungai Cimanuk, diduga tidak memiliki kemampuan dalam berenang. Hal tersebut kemudian yang menjadikan keduanya menjadi korban saat melakukan aktivitas di sekitar Sungai Cimanuk.

Andika ditemukan dalam kondisi meninggal dunia beberapa meter dari titik ia tenggelam bersama Habibi. "Kita langsung evakuasi dan kita bawa ke Puskesmas lalu dibawa ke rumah duka," kata dia.

Dengan adanya kejadian tersebut, Dudi mengimbau warga agar tetap waspada saat melakukan aktivitas di sekitar sungai. Untuk anak-anak yang tidak bisa berenang, ia mengingatkan agar saat melakukan aktivitas di sekitar sungai selalu didampingi orang dewasa.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA