Thursday, 16 Sya'ban 1441 / 09 April 2020

Thursday, 16 Sya'ban 1441 / 09 April 2020

Bamsoet Klaim Didukung 367 Suara DPD Golkar

Senin 18 Nov 2019 11:32 WIB

Rep: Nawir Arsyad Akbar/ Red: Ratna Puspita

Wakil Koordinator Bidang Pratama Partai Golkar, Bambang Soesatyo (Bamsoet) di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (18/11).

Wakil Koordinator Bidang Pratama Partai Golkar, Bambang Soesatyo (Bamsoet) di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (18/11).

Foto: Republika/Nawir Arsyad Akbar
Bamsoet mengaku belum memutuskan untuk maju sebagai calon ketua umum Golkar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Persiangan menuju kursi nomor satu Partai Golkar semakin memanas jelang Musyawarah Nasional (Munas) pada Desember mendatang. Wakil Koordinator Bidang Pratama Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengklaim dirinya telah didukung oleh 367 suara DPD.

Baca Juga

"Dukungan DPD alhamdulillah sudah lebih dari 367 yang memiliki suara di daerah, ya kita liat nanti perkembangan selanjutnya," ujar Bamsoet di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (18/11).

Dukungan yang diperolehnya disebutnya sebagai suara yang ingin perubahan dalam Partai Golkar. Sebab, suara DPD II disebutnya tak terwakili oleh DPD I dalam rapat pimpinan nasional (Rapimnas).

"Kami meyakini desakan agar ada perubahan di Partai Golkar cukup keras, karena mereka juga berharap ada kemajuan dari Partai Golkar di 2024," ujar Bamsoet.

Meski sudah didukung oleh ratusan pemilik suara, Bamsoet mengaku belum memutuskan untuk maju sebagai calon ketua umum Partai Golkar. Ketua MPR itu juga mengaku tidak dalam posisi mendukung atau menolak aklamasi yang diwacanakan oleh kubu Airlangga Hartarto.

"Soal maju tidak maju ya tunggu saja, sabar aja kenapa sih. Belanda masih jauh," ujar Bamsoet.

Salah satu calon ketua umum, Airlangga Hartarto bahkan diklaim telah mendapatkan dukungan dari mayoritas DPD I. Ia menyebut, tak ada satupun DPD yang mencalonkan nama lain selain Airlangga. 

"Mayoritas berpandangan Airlangga Hartarto telah berhasil membawa Partai Golkar menjadi pemenang kedua dalam Pemilu 2019 dan menghantarkan pasangan Jokowi-Ma'ruf dalam Pilpres 2019," ujar Wakil Korbid Penggalangan Khusus DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA