Kamis, 28 Jumadil Awwal 1441 / 23 Januari 2020

Kamis, 28 Jumadil Awwal 1441 / 23 Januari 2020

RSAB Harapan Kita Targetkan Jadi Pusat Kembar Siam Indonesia

Senin 18 Nov 2019 12:09 WIB

Rep: Rr Laeny Sulistyawati/ Red: Andi Nur Aminah

Tim dokter difoto saat hendak melakukan operasi pemisahan kembar siam langka yang dempet di kepala.

Tim dokter difoto saat hendak melakukan operasi pemisahan kembar siam langka yang dempet di kepala.

Foto: Republika/Adysha CR
RSAB Harapan Kita lakukan operasi bayi kembar siam dempet perut pertamakali pada 1981

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rumah Sakit Anak dan Bunda (RSAB) Harapan Kita, Jakarta menargetkan bisa menjadi pusat bayi kembar siam wilayah Indonesia bagian barat. Target tersebut setidaknya bisa terwujudl di 2024 mendatang.

Baca Juga

Dokter spesialis bedah anak RSAB Harapan Kita, Alexandra mengatakan, rumah sakit tempat ia praktik telah melakukan rencana bisnis. "Kami membuat rencana bisnis selama 2019-2024 dan salah satu targetnya adalah di 2024 menjadi pusat kembar siam di wilayah Indonesia bagian barat," ujarnya saat ditemui Republika.co.id. di RSAB Harapan Kita, di Jakarta, akhir pekan lalu.

Hingga saat ini, dia menambahkan, rumah sakit tempatnya bekerja berupaya merintisnya dan telah mendapat pengakuan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebagai pusat kesehatan ibu dan anak tingkat nasional. Sementara itu mengenai memenuhi kelengkapan alat-alat kesehatan, dia menambahkan, pihaknya dibantu RS lain seperti RS Jantung dan fasilitas kesehatan lainnya. "Jadi kami optimistis, bismillah bisa (meraihnya) di 2024," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama RSAB Harapan Kita, Didi Danukusumo menambahkan, rumah sakit yang dibawahinya selalu menjadi tempat berobat dan penanganan pasien bayi kembar siam. "Ini terbukti dengan operasi pemisahan kembar siam yang kami lakukan untuk keempat kalinya," ujarnya.

Bahkan, dia melanjutian, pihaknya juga kini tengah mempersiapkan mengoperasi dua pasien bayi kembar siam lainnnya. Kedua bayi kembar siam itu berasal dari Lampung dan Bekasi. Kendati demikian, Didi belum bisa memastikan kapan operasi akan dilakukan. "Sebab, tim dokter harus melakukan persiapan secara matang," ujarnya.

Sebelumnya RSAB Harapan Kita Jakarta telah melakukan operasi kepada bayi kembar siam dempet perut tahun 1981. Juga pemisahan bayi kembar siam dempet perut dan tulang dada di 2016, dan pemisahan bayi kembar siam dempet kepala tahun 2017. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA