Thursday, 28 Jumadil Awwal 1441 / 23 January 2020

Thursday, 28 Jumadil Awwal 1441 / 23 January 2020

Festival Desa Wisata Sleman Libatkan 24 Desa

Senin 18 Nov 2019 12:48 WIB

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Nora Azizah

Desa Wisata Tunggul Arum, Sleman.

Desa Wisata Tunggul Arum, Sleman.

Foto: dok. Pemkab Sleman
Festoval Desa terdiri dari desa dengan kategori tumbuh, kembang, dan mandiri.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Sebanyak 24 desa wisata di Kabupaten Sleman, Yogyakarta, meriahkan Grand Final Festival Desa Wisata Sleman 2019. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Sudarningsih mengatakan, Festival Desa Wisata digelar sebagai evaluasi terhadap pengelolaan terhadap desa-desa wisata, khususnya yang ada di Kabupaten Sleman.

Selain itu, lanjut Sudarningsih, agenda ini bertujuan mendorong desa-desa wisata aktif melakukan fungsinya tidak hanya sebagai pengungkit ekonomi masyarakat. Namun, bisa pula memantapkan sadar wisata dan sapta pesona masyarakat.

"Festival Desa Wisata diisi dengan pameran kuliner, kerajinan dan atraksi seni dari 24 desa-desa yang terdiri dari kategori tumbuh, berkembang dan mandiri," kata Ning, Ahad (17/11).

Seperti satu tahun sebelumnya, kata Ning, pelaksanaan Festival Desa Wisata dikolaborasikan dengan Yogyakarta International Heritage Walk (JIHW). JIHW idiikuti sekitar 500 orang yang terdiri dari 300 peserta asing, dan 200 peserta lokal.

Baca Juga

Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun mengatakan bahwa keberadaan desa wisata di Kabupaten Sleman merupakan aset yang sangat penting dalam pembangunan kepariwisataan. Masing-masing desa memiliki keunikan tersendiri yang jadi daya tarik.

Sri melihat Festival Desa Wisata merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pengelolaan dan pengembangan mereka. Acara ini juga menjadi ajang promosi bagi pengelola-pengelola desa wisata.

"Untuk semakin meningkatkan kualitas wisata di wilayahnya masing-masing," ujar Sri.

Sri mengungkapkan, dengan semakin banyaknya desa wisata yang dikelola dengan baik berpengaruh menambah jumlah wisatawan yang berkunjung. Tahun lalu diketahui sebanyak 8,5 juta wisatawan.

"Meningkat dari 2017 yang hanya 7,2 juta wisatawan, saya berharap target 10 juta wisatawan pada 2019 ini dapat tercapai," kata Sri.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA