Minggu, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 Desember 2019

Minggu, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 Desember 2019

Soal Sukmawati, Wamenag: Silakan Proses Hukum Dilaksanakan

Senin 18 Nov 2019 13:01 WIB

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Esthi Maharani

Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Sa

Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Sa

Foto: Republika TV/Havid Al Vizki
Zainut berpesan masyarakat tidak melakukan hal-hal di luar proses hukum

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi mendukung pelaporan terhadap Sukmawati Soekarnoputri ke Polda Metro Jaya, atas dugaan penistaan terhadap agama. Ini berkaitan dengan pernyataan Sukmawati yang membanding-bandingkan Nabi Muhammad SAW dengan Soekarno dalam video yang viral di masyarakat. Namun, Zainut berpesan masyarakat tetap menahan diri untuk tidak melakukan hal-hal di luar proses hukum.

"Tetap kita harus menahan diri silahkan proses hukum dilaksanakan," ujar Zainut saat ditemui di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Senin (18/11).

Zainut juga menilai wajar pelaporan terhadap Sukmawati atas pernyataannya tersebut. Namun demikian, ia mengimbau masyarakat tidak perlu gaduh dengan pernyataan Sukmawati tersebut. Ia meminta masyarakat menyerahkan kepada mekanisme hukum.

"Ya negara kita negara hukum ya, jadi saya kira sah-sah saja kalau masyarakat mengadukan hal tersebut kepada mekanisme hukum ya tapi kami mengimbau yang penting tidak perlu sampai terjadi kegaduhan, tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan," ujar Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) tersebut.

Sebelumnya, dalam video viral, Sukmawati terlihat membandingkan peran Nabi Muhammad dengan Presiden Sukarno. Ucapan itu dilontarkan Sukmawati dalam sebuah diskusi bertajuk 'Bangkitkan Nasionalisme, Bersama Kita Tangkal Radikalisme dan Berantas Tero risme'.

Dalam diskusi itu, Sukmawati mengungkit perjuangan Bung Karno memerdekakan Indonesia dari penjajahan Belanda. Diskusi itu digelar di Gedung The Tribata Darmawangsa, Jakarta Selatan pada 11 November lalu.

Sukmawati pada awalnya berbicara mengenai perjuangan Indonesia merebut kemerdekaan RI. Kemudian, ia melontarkan pertanyaan kepada peserta diskusi. "Sekarang saya mau tanya nih semua, yang berjuang di abad 20 itu Nabi Yang Mulia Muhammad apa Insinyur Soekarno untuk kemerdekaan? Saya minta jawaban, silakan siapa yang mau jawab berdiri, jawab pertanyaan Ibu ini," tanya Sukmawati.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA