Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

MUI Belum Bersikap Soal Mediasi Sukmawati dengan Umat Islam

Selasa 19 Nov 2019 08:15 WIB

Rep: Andrian Saputra/ Red: Muhammad Hafil

Para pelapor Sukmawati Soekarnoputri

Para pelapor Sukmawati Soekarnoputri

Foto: republika
Ketua Komisi Dakwah MUI menilai Sukmawati melukai perasaan umat Islam.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA --- Majelis Ulama Indonesia (MUI) belum mengambil sikap soal Sukmawati Soekarnoputri. Terutama, soal wacana mediasi Sukmawati dengan umat Islam.

Baca Juga

"Sampai sekarang MUI belum bersikap dengan hal ini dalam hal memfasilitasi atau tidak, tapi ranah hukum kami berharap diselesaikan dan diteruskan melalui proses hukum. Jangan ada tebang pilih di dalam penegakan hukum," kata Ketua Komisi Dakwah MUI, KH Cholil Nafis, Selasa (19/11).

Kiai Cholil mengatakan, pernyataan Sukmawati yang membandingkan antara Nabi Muhammad SAW dan Soekarno telah melukai perasaan umat Islam. Menurutnya, kedua tokoh tersebut tak bisa dibanding-bandingkan. Terlebih menurut Kiai Cholil, Presiden Soekarno pun begitu menghormati Nabi Muhammad. 

"Yang jelas ibu Sukmawati telah melukai rasa keagaman dan perasaan umat Islam tentang pernyataannya membandingkan bapak insinyur Soekarno dengan Nabi Muhammad SAW, karena dua hal yang ngga bisa dibandingkan. Bukan bandingannya. Dan insinyur Soekarno juga menghormati adalah umat dari Nabi Muhammad SAW," kata Kiai Cholil.

Pernyataan Sukmawati yang membandingkan Nabi Muhammad dengan Soekarno dalam sebuah diskusi itu pun telah viral di media sosial. Pernyataan Sukmawati itu pun memantik reaksi umat Islam. Pada Jum'at (15/11) advokat Ratih Puspa Nusanti melaporkan Sukmawati kepada Polda Metro Jaya atas dugaan penistaan agama. Kiai Cholil mengatakan MUI pun setuju proses hukum terus berjalan. 

"Soal benar dan tidak benarnya kembalikan kepada hukum, berkenaan dengan penodaan pada hukum positif. Yaitu diproses secara hukum. Kami setuju bahwa proses hukum berjalan terus. Hukum silakan diselesaikan melalui jalur hukum," katanya. 

Dalam video viral, Sukmawati terlihat membandingkan peran Nabi Muhammad dengan Presiden Sukarno. Ucapan itu dilontarkan Sukmawati dalam sebuah diskusi bertajuk 'Bangkitkan Nasionalisme, Bersama Kita Tangkal Radikalisme dan Berantas Terorisme'.

Dalam diskusi itu, Sukmawati mengungkit perjuangan Bung Karno memerdekakan Indonesia dari penjajahan Belanda. Diskusi itu digelar di Gedung The Tribata Darmawangsa, Jakarta Selatan pada 11 November lalu.

Sukmawati pada awalnya berbicara mengenai perjuangan Indonesia merebut kemerdekaan RI. Kemudian, ia melontarkan pertanyaan kepada peserta diskusi. "Sekarang saya mau tanya nih semua, yang berjuang di abad 20 itu Nabi Yang Mulia Muhammad apa Insinyur Soekarno untuk kemerdekaan? Saya minta jawaban, silakan siapa yang mau jawab berdiri, jawab pertanyaan Ibu ini," tanya Sukmawati.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA