Wednesday, 4 Rabiul Awwal 1442 / 21 October 2020

Wednesday, 4 Rabiul Awwal 1442 / 21 October 2020

Anak Ayam akan Dibagikan ke 12 Sekolah di Bandung

Selasa 19 Nov 2019 13:48 WIB

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Nur Aini

Anak ayam (ilustrasi)

Anak ayam (ilustrasi)

Foto: Wikipedia
Program mengurus anak ayam masuk ke pelajaran sekolah Kota Bandung.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Program pemberian anak ayam kepada siswa sekolah yang diluncurkan Wali Kota Bandung, Oded M Danial akan mulai dibagikan pada Kamis (21/11). Sebanyak 10 sekolah dasar (SD) dan 2 sekolah menengah pertama (SMP) di Kecamatan Cibiru dan Gedebage akan menjadi percontohan.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar mengatakan pemberian anak ayam akan dibagikan kepada siswa kelas 5 SD dan siswa kelas 7 SMP. Menurutnya, satu orang siswa akan mendapatkan satu ekor anak ayam.

"Secara simbolis pembagian anak ayam akan dilakukan pada 21 November disertai agenda Bandung menanam," ujarnya saat acara Bandung Menjawab, Selasa (19/11).

Baca Juga

Dia mengungkapkan, para siswa yang memperoleh anak ayam akan membuat kelompok dengan jumlah anggota 5 orang. Kemudian di antara siswa tersebut akan bersepakat menyimpan anak ayam di rumah mana.

Ia mengatakan, sebanyak 1.500 hingga 2.000 ekor anak ayam akan dibagikan. Selama satu semester, menurutnya para siswa akan mengurus anak ayam tersebut termasuk membuat kandang bagi anak ayam bahkan bisa sampai bertelur.

Bagi siswa yang tidak mendapatkan anak ayam tetap terlibat dalam program tersebut dengan membuat laporan pengamatan dan membantu sisi lain. Menurutnya, program anak ayam sudah masuk dalam mata pelajaran sekolah. 

"Mudah-mudahan ini menular. Kalau ada siswa yang inisiatif sendiri (mengurus ayam) itu yang diharapkan termasuk tidak hanya ayam," katanya.

Gin Gin mengatakan tujuan program tersebut untuk membangun karakter, menumbuhkan tanggungjawab, dan empati. Program yang didanai oleh anggaran CSR tersebut akan dikelola oleh komunitas tani nelayan andalan. 

"Aspek kesehatan dan sanitasi itu penting bagi kita. Obat-obatan disiapkan termasuk vaksin dan melakukan monitoring. Anak ayam pun divaksin dulu," katanya. 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA