Kamis, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 Desember 2019

Kamis, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 Desember 2019

Kamis, Anak Ayam Mulai Dibagi ke Anak Kota Bandung

Selasa 19 Nov 2019 16:48 WIB

Red: Indira Rezkisari

Anak ayam.

Anak ayam.

Foto: Pixabay
Program anak ayam merupakan upaya Bandung atasi kecanduan gawai anak-anak.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Program berbagi anak ayam dari Pemerintah Kota Bandung mulai disalurkan Kamis (21/11). Pembagian anak ayam dimulai dari 10 Sekolah Dasar (SD) dan dua Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang berada di Kecamatan Cibiru dan Kecamatan Gedebage.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar, menyebut anak ayam tersebut akan dibagikan ke siswa kelas 5 SD dan siswa kelas 7 SMP. Setiap siswa masing-masing menerima satu ekor anak ayam.

"Secara simbolis pembagian anak ayam akan dilakukan pada 21 November disertai agenda Bandung menanam," kata Gin Gin di Balai Kota Bandung, Selasa (19/11).

Nantinya, kata dia, para siswa akan membentuk satu kelompok yang terdiri dari lima orang. Kemudian per satu kelompoknya akan diarahkan untuk memelihara anak ayam di satu tempat atau satu rumah siswa sesuai kesepakatan kelompok.

Dua ribu ekor anak ayam telah disipakan untuk dibagikan ke setiap siswa. Meskipun terbatas, menurutnya bagi siswa yang tidak menerima akan tetap terlibat dengan membuat semacam laporan pengamatan.

Program tersebut menurutnya akan berjalan selama satu semester sekolah. Para siswa yang mengurus anak ayam tersebut, kata dia, harus bisa membuat kandang ayam hingga ayam tersebut bertelur.

"Mudah-mudahan ini menular. Kalau ada siswa yang inisiatif sendiri (mengurus ayam) itu yang diharapkan termasuk tidak hanya ayam," kata dia.

Selain itu menurutnya para siswa maupun orang tua siswa tidak perlu khawatir. Karena anak ayam tersebut sudah melalui vaksinasi untuk mencegah berbagai virus.

"Obat-obatan disiapkan termasuk vaksin dan melakukan monitoring. Anak ayam pun divaksin dulu," kata Gin Gin.

Program bagi-bagi anak ayam merupakan langkah Pemerintah Kota Bandung untuk membangun karakter siswa agar mengurangi ketergantungan terhadap gawai.



Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA