Monday, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 December 2019

Monday, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 December 2019

BKD: Gaji Pegawai Baru DKI Rp 28 Juta tak Salah

Selasa 19 Nov 2019 18:06 WIB

Red: Ratna Puspita

Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemprov DKI Jakarta (Ilustrasi)

Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemprov DKI Jakarta (Ilustrasi)

Foto: Antara/Reno Esnir
TKD DKI Rp 17.370.000 dengan standar jabatan fungsional umum hingga teknis terampil.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Kepegawaian Daerah (BKD) menyebut pernyataan Menpan RB Tjahjo Kumolo mengenai gaji pegawai baru Pemprov DKI Jakarta lulusan Institut Pendidikan Dalam Negeri (IPDN) sebesar Rp 28 juta tidaklah salah. Kendati demikian, perkiraan gaji sebesar Rp28 juta itu jika yang bersangkutan menduduki jabatan struktural sehingga komponen tunjangannya akan bertambah.

Baca Juga

"Pendapat pak menteri ada benarnya soal gaji Rp28 juta, sehingga para purna praja IPDN berbondong-bondong ingin tugas sebagai PNS DKI Jakarta," kata Kepala BKD DKI Jakarta Chaidir saat dihubungi di Jakarta, Selasa (19/11).

Chaidir mengatakan untuk gaji pegawai negeri sipil (PNS) atau pegawai yang baru, secara nasional sama dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019, tentang Perubahan ke 18 PP Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji PNS. Chaidir menjelaskan gaji PNS untuk lulusan IPDN dan kampus lainnya, golongan IIIA adalah sebesar Rp 2.579.000, ditambah Tunjangan Kinerja dan lain-lainnya, tergantung kemampuan APBD dan kebijakan instansi lainnya.

Khusus di DKI Jakarta, diberlakukan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) sebesar Rp 17.370.000 dengan standar kinerja sebagai jabatan fungsional umum hingga teknis terampil. "Sehingga total yang diterima oleh lulusan IPDN yang baru menjadi PNS 100 persen bila bertugas di DKI Jakarta akan menerima total gaji sebesar Rp19.949.000," ujar Chaidir.

Sebelumnya, Tjahjo menyinggung soal gaji ini saat rapat tentang rencana perampingan eselon dan reformasi birokrasi. Ia juga menyoroti masalah antrean kenaikan eselon di lingkungan aparatur sipil negara. Mantan menteri dalam negeri itu mencontohkan antrean kenaikan eselon di Kementerian Dalam Negeri mencapai 7.224 pegawai.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA