Saturday, 4 Sya'ban 1441 / 28 March 2020

Saturday, 4 Sya'ban 1441 / 28 March 2020

ASR 2019 Jadi Penyemangat Rumah Zakat

Selasa 19 Nov 2019 21:43 WIB

Rep: Muhyiddin/ Red: Yudha Manggala P Putra

Anugerah Syariah Republika (ASR) 2019

Anugerah Syariah Republika (ASR) 2019

Foto: Republika/Yogi Ardhi
ASR menjadi penyemangat Rumah Zakat dalam mengelola amanah dari umat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rumah Zakat (RZ) meraih penghargaan Anugerah Syariah Republika (ASR) 2019 untuk kategori kategori Lembaga Filantropi Terinovatif. Chief Executive Officer (CEO) Rumah Zakat, Nur Efendi mengatakan, penghargaan tersebut menjadi penyemangat bagi Rumah Zakat dalam mengelola amanah dari umat.

"Ini menjadi penyemangat buat RZ dan bisa memberikan motivasi baru buat kita dalam pengelolaan yang lebih amanah dan profesional dalam memberdayakan masyarakat," ujar Nur Efendi di sela-sela acara ASR 2019 di Hotel Marriott Jakarta, Selasa (19/11) malam.

Dengan mendapatkan penghargaan sebagai lembaga filantropi terinovatif, menurut dia, tidak membuat Rumah Zakat merasa puas untuk terus melakukan inovasi dalam pengelolaan zakat, infaq, dan sedekah.

"Pasti dengan penghargaan ini akan terus berinovasi untuk keberdayaan masyarakat Indonesia. Kita akan terus berinovasi dan tidak akan pernah putus inovasi itu untuk bangsa Indonesia," ucapnya.

Dia berharap, ke depan ASR bisa terus dilakukan oleh Republika. Sebab, dapat memberikan motovasi bagi pegiat syariah untuk memajukan bangsa. "Harapannya terus ada. Karena ini sangat memberikan apresiasi dan motivasi bagi para pegiat syariah di  Indonesia. Menurut saya ini bagus dan harus jalan terus," kata Nur Efendi.

ASR 2019 merupakan perhelatan penghargaan ekonomi dan keuangan syariah ketiga kalinya. Penghargaan ini digelar Republika sejak 2017. Ada 30 penghargaan yang diberikan untuk industri keuangan syariah dan pelaku ekonomi syariah.

Penghargaan meliputi kategori perbankan syariah, unit usaha syariah (UUS), asuransi syariah, fintech, lembaga filantropi, tujuan wisata halal, kepala daerah peduli pengembangan wisata halal, dan tokoh ekonomi syariah.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA