Friday, 6 Rabiul Awwal 1442 / 23 October 2020

Friday, 6 Rabiul Awwal 1442 / 23 October 2020

Komisi II DPR RI Dukung Pembentukan Provinsi Papua Tengah

Rabu 20 Nov 2019 20:35 WIB

Rep: Nawir Arsyad Akbar/ Red: Ratna Puspita

Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia

Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia

Foto: Republika/Nawir Arsyad Akbar
Idealnya, Papua memiliki tujuh provinsi karena adanya tujuh suku besar di sana.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia mendukung adanya pemekaran Provinsi Papua dengan membentuk provinsi Papua Tengah. Menurutnya, hal tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.

"Harus ada penyebaran sentra pelayanan publik dan aktivitas ekonomi. Kita bisa mempercepat terjadinya proses penyebaran sentra-sentra itu, dalam konteks politik namanya pemekaran," ujar Doli di Ruang Komisi II, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/11).

Menurutnya, pemekaran menjadi salah satu solusi konkret dalam meningkatkan kesehahteraan masyarakat Papua. Bahkan, idealnya Papua memiliki tujuh provinsi karena adanya tujuh suku besar di sana.

Baca Juga

"Papua ini akan jadi empat (provinsi), Papua Barat tambah satu lagi. Itu konsep awal yang ideal tentang bagaimana kita menyelesaikan masalah di Papua itu," ujar Doli.

Saat ini, Komisi II sedangk memikirkan cara untuk mempercepat pemekaran Provinsi Papua Tengah. Salah satunya dengan pemberian deskresi moratorium pemekaran wilayah.

"Makanya kita mendorong itu pintunya melalui revisi UU Otsus Papua. Makanya kita di komisi 2 juga sudah memasukkan revisi UU Otsus Papua masuk menjadi salah satu prioritas di prolegnas," ujar Doli.

Doli juga menegaskan, Komisi II memiliki komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua dan menjaga kedaulatan NKRI. Ia juga berharap, bumi cendrawasih selalu diberikan kedamaian hingga pemekaran terealisasi.

"Kami concern, kami menunjukkan komitmen ya bahwa di Komisi II ini selalu ingin menjaga keutuhan NKRI. Satu anggota masyarakat pun jangan kita biarkan merasa dia tidak diperhatikan," ujar Doli.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA