Friday, 27 Jumadil Akhir 1441 / 21 February 2020

Friday, 27 Jumadil Akhir 1441 / 21 February 2020

Pemkab Karawang Rekomendasikan UMK 2020 Rp 4,5 Juta

Rabu 20 Nov 2019 22:21 WIB

Red: Ratna Puspita

Upah Minimum Regional (ilustrasi).

Upah Minimum Regional (ilustrasi).

Foto: Antara/Rosa Panggabean
Jika ditetapkan, UMK Karawang tetap akan menjadi UMK yang terbesar.

REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG -- Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, merekomendasikan kenaikan upah minimum kabupaten (UMK)pada 2020 sebesar8,52 persen menjadi Rp 4.594.000 kepada gubernur Jabar. Rekomendasi kenaikan UMK tersebut tertuang dalam Surat Rekomendasi Nomor 568/74801 Disnakertrans Karawangd an disampaikan kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Baca Juga

"Kami merekomendasikan UMK Karawang 2020 Rp4.594.000 atau naik 8.51 persen dari UMK 2019 sebesar Rp4.234.000," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) setempat Suroto di Karawang, Rabu (20/11).

Ia menyampaikan kalau rekomendasi kenaikan UMK Karawang yang mencapai 8,51 persen itu sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 78 tahun 2015 tentang Pengupahan. Surat rekomendasi kenaikan UMK disampaikan ke Gubernur Jabar setelah disetujui dan ditandatangani Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana.

"Jadi itu baru rekomendasi dari kabupaten, yang menetapkan nanti gubernur," katanya.

Suroto mengimbau nantinya pihak perusahaan yang ada di Karawang mematuhi dan merealisasikan kenaikan UMK 2020 yang ditetapkan Gubernur Jabar. Sementara itu, jika rekomendasi kenaikan UMK yang mencapai Rp4.594.000 itu ditetapkan gubernur maka UMK Karawang tetap akan menjadi UMK terbesar dibandingkan dengan daerah lain seperti tahun ini.

Pada tahun 2019 ini UMK di Karawang mencapai Rp4.234.000.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA