Senin, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 Desember 2019

Senin, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 Desember 2019

Gracia Billy, Putra Asli Papua yang Jadi Stafsus Jokowi

Kamis 21 Nov 2019 19:55 WIB

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Ratna Puspita

Staf khusus Presiden Joko Widodo yang baru dari kalangan milenial (kiri ke kanan) CEO Amartha, Andi Taufan Garuda Putra, Perumus Gerakan Sabang Merauke Ayu Kartika Dewi, Pendiri Ruang Guru Adamas Belva Syah Devara, CEO dan Founder Creativepreneur Putri Indahsari Tanjung, Mantan Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia/PMII Aminuddin Ma

Staf khusus Presiden Joko Widodo yang baru dari kalangan milenial (kiri ke kanan) CEO Amartha, Andi Taufan Garuda Putra, Perumus Gerakan Sabang Merauke Ayu Kartika Dewi, Pendiri Ruang Guru Adamas Belva Syah Devara, CEO dan Founder Creativepreneur Putri Indahsari Tanjung, Mantan Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia/PMII Aminuddin Ma

Foto: Antara/Wahyu Putro A
Billy merupakan pemuda 31 tahun yang berkomitmen yang kuat untuk membangun Papua.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Putra asli Papua, Gracia Billy Mambrasar, dipilih Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membantunya membangun Indonesia selama lima tahun ke depan. Billy merupakan pemuda berusia 31 tahun yang memiliki komitmen yang kuat untuk membangun Papua. 

Baca Juga

"Saya berkomitmen ke pak Presiden, pak mari kita bangun Indonesia dari Papua, selama ini membangun Papua dari Indonesia, sekarang membangun Indonesia dari Papua," ujar Billy. 

Setelah bergabung di dalam pemerintahan, Billy ingin bekerja dan membantu Presiden dengan cara-cara yang berbeda. Ia juga akan menggunakan teknologi-teknologi terkini untuk membangun sistem pemerintahan yang lebih efektif dan efisien. 

Selama sembilan tahun terakhir, Billy fokus bekerja untuk masyarakat di daerah terluar Indonesia. Ia juga melatih anak-anak muda untuk berwirausaha. 

"Saya akan membawa pengalaman saya untuk membantu Presiden dan pemerintah Indonesia untuk menjangkau daerah-daerah terluar secara digital dan mengurangi digital divide, jadi itu suasana berbeda yang akan kita bawa," ujarnya. 

Saat memperkenalkan tujuh nama staf khusus milenial, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut Billy merupakan anak muda Papua yang memiliki talenta yang hebat. Billy merupakan lulusan Australian National University (ANU).

Dalam waktu dekat, Billy juga akan menyelesaikan gelar Magister (MSc) di Universitas Oxford, Inggris. Dia kemudian akan melanjutkan pendidikan doktoralnya di Universitas Harvard, Inggris pada Oktober 2020.

"Billy talenta hebat tanah Papua yang kita harapkan bisa berkontribusi dengan gagasan inovatif CEO Kitong Bisa," kata Jokowi. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA