Minggu, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 Desember 2019

Minggu, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 Desember 2019

Kapolda Tegaskan Kasus Veronica Koman Tetap Berlanjut

Kamis 21 Nov 2019 20:00 WIB

Red: Ratna Puspita

Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan

Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan

Foto: dokumentasi Polda Jatim
Kasus masih terkendala karena Veronica Koman diduga masih berada di Australia.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Kapolda Jawa Timur Irjen Luki Hermawan menegaskan kasus tersangka dugaan provokasi dan hoaks konflik Asrama Mahasiswa Papua (AMP) di Surabaya, Veronica Koman, masih berlanjut. "Yang jelas kalau ada (Veronica) datang tetap kita yang menangani," ujarnya di Mapolda Jatim di Surabaya, Kamis (21/11).

Baca Juga

Ia mengungkapkan, kasus Veronica Koman masih terkendala karena yang bersangkutan diduga masih berada di Australia. Polri, kata dia, berkoordinasi dengan Interpol untuk bisa membawanya kembali ke Indonesia.

"Hanya sekarang hubungan koordinasi terkait Veronica Koman ini di tingkat atas," ucapnya.

Jenderal dua bintang ini menambahkan, sebenarnya Polda Jatim sudah melakukan upaya paksa agar tersangka memenuhi panggilan penyidik, tetapi surat yang dilayangkan tidak pernah diindahkan. Dengan keberadaan Veronica di luar negeri, Luki menyebut perlu adanya tangan pemerintah untuk menjembatani.

"Ini level pemerintah kita dengan pemerintah Australia. Kami sudah lakukan langkah pendekatan negara," tuturnya.

Apabila tersangka sudah kembali ke Indonesia, Luki menekankan tidak mau menunggu waktu lagi untuk memproses kasusnya. Bahkan, ia berjanji akan menjemput Veronica jika sudah di Jakarta.

"Kalau sudah di Jakarta, saya sendiri yang jemput," ucap jenderal polisi bintang dua tersebut menegaskan.

Ia beralasan tetap menangani kasus ini, karena semua kejadian bermula di Surabaya dan penyidik Polda Jatim lebih tahu. "Kalau dia datang, kasusnya kami yang menangani. Karena yang paham penyidiknya di sini semuanya. TKP-nya di sini," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA