Monday, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 December 2019

Monday, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 December 2019

Muhadjir Perkirakan 10 Juta Orang Butuh Kartu Prakerja

Kamis 21 Nov 2019 21:13 WIB

Red: Ratna Puspita

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy

Foto: Republika/Prayogi
Pemerintah akan menyeleksi dan menetapkan kuota per provinsi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy memperkirakan 10 juta orang membutuhkan kartu prakerja. Dari jumlah tersebut, pemerintah masih akan melakukan seleksi karena jumlah target sekitar dua juta.

Baca Juga

Muhadjir mngatakan lantaran target tersebut, pemerintah akan menetapkan kuota per provinsi. "Tentu saja yang diprioritaskan mereka yang memang siap memasuki dunia kerja tapi belum memilik keterampilan yang dibutuhkan sehingga nanti bisa memilih tempat-tempat pelatihan," katanya usai acara Puncak Ekspedisi Bakti Pemuda PMK untuk NKRI 2019 di Magelang, Kamis (21/11).

Tempat pelatihannya tidak harus di balai latihan, tetapi bisa juga di lembaga-lembaga swasta yang biayanya bisa ditanggung oleh pemerintah melalui kartu prakerja. Menko Muhadjir mengatakan berdasarkan ratas terakhir kartu prakerja itu akan dapat dieksekusi paling lambat Februari 2020.

Saat ini tengah disiapkan berbagai macam perangkat diperlukan untuk pelaksanaan kartu prakerja tersebut. "Masih dalam rangka persiapan," katanya.

Program kartu prakerja itu dilakukan untuk menyiapkan lapangan kerja sebanyak-banyaknya yang memiliki tingkat peluang produksi setinggi-tingginya. "Setelah pembangunan infrastruktur yang telah dilakukan di periode pertama, sekarang ini tujuan kita adalah infrastruktur harus bisa dikapitalisasi seoptimal mungkin untuk siapkan lapangan kerja melalui investasi besar-besaran baik dari dalam maupun luar," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA