Wednesday, 10 Rabiul Akhir 1442 / 25 November 2020

Wednesday, 10 Rabiul Akhir 1442 / 25 November 2020

Pemerintah Tunjuk Orias Jadi Dirut Holding BUMN Pertambangan

Senin 25 Nov 2019 12:41 WIB

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Nidia Zuraya

Orias Petrus Moedak (tengah) saat menjelaskan ke para wartawan mengenai penunjukkannya sebagai Direktur Utama holding BUMN pertambangan, MIND ID, di Jakarta, Senin (25/11).

Orias Petrus Moedak (tengah) saat menjelaskan ke para wartawan mengenai penunjukkannya sebagai Direktur Utama holding BUMN pertambangan, MIND ID, di Jakarta, Senin (25/11).

Foto: Intan Pratiwi/Republika
Orias sebelumnya menjabat sebagai Direktur Operasional PT Freeport Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pada hari ini, Senin (25/11), selain PT Pertamina (Persero), Kementerian BUMN juga menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) untuk Mining Industrial Indonesia (MIND ID). RUPSLB ini untuk mengangkat Direktur Utama pengganti Budi Gunadi Sadikin yang menjadi Wakil Menteri BUMN.

Pemerintah menunjuk Orias Petrus Moedak sebagai Direktur Utama MIND ID. Orias sebelumnya menjabat sebagai Direktur Operasional PT Freeport Indonesia.

"Iya. Tadi saya baru terima SK nya dari Pemerintah untuk menjadi Dirut," ujar Orias di Kementerian BUMN, Senin (25/11).

Orias mengatakan dengan ditunjuknya sebagia Direktur Utama maka ia akan menahkodai holding pertambangan. Ia mengatakan karena RKAP holding tambang sudah disepakati maka pihaknya akan menjalankan holding sesuai kesepakatan RKAP.

"Belum juga rapat. Ya, kan RKAP sudah diputuskan ya kita jalankan saja disitu. Ya untuk menjalankan amanah lah, saya akan kerjakan semaksimal mungkin," ujar Orias.

Pria kelahiran Kupang ini sudah lama malang melintang di BUMN. Sebelumnya ia pernah menjabat sebagai Direktur Utama Pelindo IV. Orias juga sempat menduduki jabatan Direktur Utama PT Pelindo III, Direktur Keuangan PT Pelindo II, Direktur Corporate Finance PT Bahana Securities, Managing Director Head of Indonesia Coverage Daiwa Capital Markets Singapore Limited, Senior Auditor Ernst & Young dan terakhir sebagai Direktur Keuangan PT Bukit Asam (Persero) Tbk atau PTBA hingga tahun 2018.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA