Thursday, 8 Rabiul Akhir 1441 / 05 December 2019

Thursday, 8 Rabiul Akhir 1441 / 05 December 2019

Mengharukan, Ayah Gantikan Wisuda Almarhum Putranya

Selasa 26 Nov 2019 19:04 WIB

Red: Irwan Kelana

Agus Suprianto, ayah Muhammad Lutfi Naufal  (mengenakan kemeja batik) saat menggantikan putranya untuk diwisuda saat wisuda akbar UBSI yang ke-52, Senin  (25/11),  didampingi oleh Rektor UBSI, Dr Mochamad Wahyudi  (kiri).

Agus Suprianto, ayah Muhammad Lutfi Naufal (mengenakan kemeja batik) saat menggantikan putranya untuk diwisuda saat wisuda akbar UBSI yang ke-52, Senin (25/11), didampingi oleh Rektor UBSI, Dr Mochamad Wahyudi (kiri).

Foto: Dok UBSI
Ia bangga anaknya bisa menyelesaikan pendidikannya di UBSI dengan baik.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI --- Seorang ayah terlihat menggantikan anaknya hadir pada acara wisuda akbar yang diselengarakan Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) yang ke-52.

Acara Wisuda UBSI ini diselenggarakan di Hall A,  BSI Convention Center, Bekasi, Jawa Barat, Senin (25/11). 

Wisuda akbar itu  dihadiri oleh 6.883 wisudawan dari empat fakultas di UBSI. Keempat fakultas itu adalah  Fakultas Teknologi Informasi (FTI), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Teknik (FT), Fakultas Komunikasi dan Bahasa (FKB).

Siaran pers UBSI yang diterima Republika.co.id menyebutkan, pasangan suami-istri, Agus Suprianto dan Dewi Susilowati,  hadir di acara  wisuda ini menggantikan anak mereka, Muhammad Lutfi Naufal yang meninggal sebelum acara wisuda berlangsung.

Lutfi --  almarhum  biasa dipanggil  semasa hidup --  merupakan wisudawan yang berasal dari UBSI Kampus Bogor dan alumni SMAN 1 Bogor.

Pada prosesi wisuda, Agus Suprianto naik ke atas panggung. Ia  disambut oleh Rektor UBSI , Dr Mochamad Wahyudi, yang memberikan toga milik Lutfi. Agus juga disambut  oleh jajaran rektorat UBSI lainnya.

"Saya sedih, tapi ini janji kami pada Lutfi bahwa kami harus hadir ke wisudanya. Kami bertanggung jawab.  Ya kan Pak," kata Dewi,  ibunda Lutfi,  dengan suara yang bergetar.

 "Ini sebagai wujud penghargaan kami sebagai orang tua kepada anak kami yang sudah menyelesaikan kuliahnya dengan baik,” tutur Agus.

Lutfi adalah anak sulung.  Di mata orang tuanya, ia merupakan  anak  yang baik, saleh, dan  mudah bergaul. Menurut Agus, banyak teman yang sayang pada Lutfi.

"Dia, anaknya aktif dan dikenal baik oleh tetangga dekat rumah kami. Bahkan saat almarhum dishalatkan,  jumlah jamaah shalat  jenazah sekitar 200 orang. Itu membuat kami terharu. Kami tidak pernah menyangka,  anak kami disayangi banyak  orang," tambah Agus sambil menahan air matanya.

photo
Agus Suprianto dan istrinya, Dewi Susilowati saat menghadiri acara wisuda akbar UBSI ke-52 di BSI Convention Center, Kalimalang, Bekasi, Senin (25/11).

Dewi menambahkan, saat Lutfi dikabarkan wafat, banyak temannya yang kaget dan langsung datang ke rumah.

Lutfi  dirawat selama 38 hari di rumah sakit dan dinyatakan mengidap penyakit miningitis.

"Selama ini dia tidak pernah menunjukkan sakitnya. Paling mengeluh pusing saja. Tapi sehari setelah sidang tugas akhir di UBSI, dia langsung drop," papar Dewi.

Agus mengungkapkan,  ia ingin menyampaikan rasa bangga  kepada anaknya,  andai saja putranya itu  bisa hadir di acara wisuda tersebut.

"Lutfi , terima kasih telah memenuhi tanggung jawab sebagai anak. Sampai Lutfi bisa menyelesaikan kuliah dengan baik dan membanggakan keluarga. Itu yang saya ingin sampaikan pada dia," tutur Agus.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA