Thursday, 16 Sya'ban 1441 / 09 April 2020

Thursday, 16 Sya'ban 1441 / 09 April 2020

Warga Jayapura Diimbau Waspadai Hoaks Jelang 1 Desember

Kamis 28 Nov 2019 06:07 WIB

Red: Ani Nursalikah

Suasana permukiman penduduk di sekitar Pelabuhan Jayapura, Kota Jayapura, Papua.

Suasana permukiman penduduk di sekitar Pelabuhan Jayapura, Kota Jayapura, Papua.

Foto: Antara/Zabur Karuru
Tanggal 1 Desember merupakan HUT Organisasi Papua Merdeka.

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Warga di Kota Jayapura dan sekitarnya diimbau mewaspadai berita hoaks menjelang 1 Desember.

"Yang jelas saya sebagai ondoafi di Port Numbay dan juga sebagai Ketua DPRD Kota Jayapura, saya mengimbau kepada seluruh masyarakat yang ada untuk kita tetap rukun dan damai, apalagi ketika kita akan memasuki Desember dan perayaan Natal dan Tahun Baru, agar tidak terhasut dengan isu 1 Desember atau lainnya," kata Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jayapura Abisai Rollo, Rabu (27/11).

Tanggal 1 Desember merupakan HUT Organisasi Papua Merdeka yang ingin memisahkan diri dari NKRI. Abisai mengingatkan hasutan atau provokasi sengaja dikembangkan oleh oknum tertentu untuk merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bertanah air.

"Jangan kita terprovokasi dengan segala macam isu yang tidak benar. Hoaks itu jangan kita jadikan benar, kemudian yang benar itu kita jadikan hoaks. Sebaiknya kita bersatu hidup harmonis," katanya.

Dia meminta aparat keamanan TNI dan Polri bertugas sesuai tupoksinya. "Saya juga ingin pertegas untuk pihak keamanan, ketika kita memasuki Desember, untuk perayaan Natal dan Tahun Baru, penjualan minuman keras dan lainnya itu harus ditertibkan, dicantumkan jam jual, atau kalau bisa tidak jualan hingga akhir tahun, sehingga kota ini aman untuk kita semua," katanya.

Abisai menegaskan Desember merupakan bulan yang suci bagi umat Nasrani untuk menyiapkan diri menyambut Natal pada 25 Desember.

"Sehingga tidak ada itu yang namanya 1 Desember dijadikan sebagai hari tertentu (HUT OPM). Kita di Indonesia, kita adalah negara kesatuan, Papua ada di dalamnya, tidak ada yang lain, bendera kita hanya satu yakni Merah Putih," ujarnya.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA