Tuesday, 24 Jumadil Akhir 1441 / 18 February 2020

Tuesday, 24 Jumadil Akhir 1441 / 18 February 2020

Alami Insiden, Kapal Patroli KPLP Evakuasi Awak Kapal Asing

Senin 02 Dec 2019 19:51 WIB

Red: Agus Yulianto

Petugas evakuasi awak kapal asing yang mengalami insiden.

Petugas evakuasi awak kapal asing yang mengalami insiden.

Foto: Foto: Humas Ditjen Hubla
Kirban langsung dievakuasi menuju Pelabuhan Bitung.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - - Salah satu awak kapal MV. Katalagan Wisdom mengalami musibah di perairan Bitung. Kementerian Perhubungan melalui Unit Pelaksana Tugas (UPT) di bawah Direktorat Jenderal Perhubungan Laut langsung membentuk tim gabungan dengan mengirimkan kapal patroli KPLP KN.P.331 ke lokasi untuk membantu proses evakuasi. 

"Pada jam 20.14 Bitung VTS melaporkan kepada Pangkalan PLP Bitung bahwa telah terjadi musibah dimana salah satu awak dari MV. Katalagan Wisdom mengalami pendarahan di lengan bagian kanan. Berdasarkan laporan tersebut, kami segera mengirimkan kompat KN.P.331 untuk menuju ke lokasi dan melakukan pertolongan evakuasi korban," ujar Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai Ahmad di Jakarta dalam keterangannya yang diterima Republika.co.id , Senin (2/12).

Ahmad mengatakan, proses evakuasi selesai dilaksanakan pada pukul 00.30 WIB dan korban langsung dievakuasi menuju Pelabuhan Bitung yang selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit untuk dilakukan tindakan medis. 

Selain itu, dia mengungkapkan, tim gabungan tersebut terdiri dari Distrik Navigasi Bitung- Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Bitung, Kantor SAR Manado dan Public Service Service Center Kota Bitung.

Sebagai informasi, Kapal MV. Katalagan Wisdom yang berkapasitas 51.905 GT merupakan kapal berkebangsaan Panama yang berlayar dari Hongkong menuju Australia. 

Ahmad memberikan apresiasi kepada tim gabungan yang dengan bergerak dengan cepat dan melakukan evakuasi sehingga korban dapat dengan segera mendapatkan pertolongan medis. "Tetap jaga fungsi koordinasi, komunikasi dan sinergi baik antar unit kerja maupun instansi lain sehingga jika terjadi hal-hal seperti ini kemudian hari dapat segera teratasi," ujar Ahmad. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA