Kamis, 8 Rabiul Akhir 1441 / 05 Desember 2019

Kamis, 8 Rabiul Akhir 1441 / 05 Desember 2019

PLN Segera Listriki Dua Distrik di Pedalaman Mimika

Selasa 03 Des 2019 10:01 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Jaringan listrik PLN

Jaringan listrik PLN

Foto: Edwin/Republika
Warga pedalaman Mimika belum bisa menikmati listrik 24 jam.

REPUBLIKA.CO.ID, TIMIKA --  Manajemen PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Timika, Papua, mengupayakan segera melistriki  Kokonaodistrik wilayahdi pedalaman Mimika. Dua lokasi itu yakni  buikota Distrik Mimika Barat dan Distrik Agimugadi Kabupaten Mimika, Papua.

Baca Juga

Manajer UP3 PLN Timika Hotman Ambarita mengatakan dua distrik di wilayah pesisir dan pedalaman Mimika itu sudah lama dibangun jaringan instalasi listrik (sejak 2017). Sayangnya, dua lokasi itu hingga kini belum menikmati penerangan dari PLN.

PLN Timika harus merelokasi pembangkit diesel dari Distrik Atsi, Kabupaten Asmat untuk dibawa ke Kokonao dan Agimuga. Hingga sekarang dua unit pembangkit diesel relokasi dari Atsi tersebut masing-masing berkapasitas 100 kilowatt sedang diperbaiki di Timika.

"Ada beberapa material harus kami datangkan dari luar Papua. Kalau sudah diperbaiki, dua mesin itu akan segera kita angkut ke Kokonao dan Agimuga. Kami berkeinginan sebelum Natal dua mesin itu sudah kami dorong ke sana sehingga masyarakat bisa menikmati penerangan listrik saat perayaan Natal dan Tahun Baru," kata Hotman.

Hotman mengatakan listrik desa di Kokonao dan Agimuga itu masuk dalam Program Papua Terang di wilayah PLN Area Timika. Program ini  mencakup empat kabupaten yaitu Mimika, Asmat, Yahukimo dan Nduga.

Selain di Kokonao dan Agimuga, PLN Timika telah melistriki wilayah Atuka, ibukota Distrik Mimika Tengah sejak awal November 2019. 

PLN Timika mendatangkan pembangkit diesel berkapasitas 100 kilowatt dari Manokwari untuk melistriki wilayah Atuka. Saat ini, katanya, warga Atuka sudah bisa menikmati penerangan listrik meskipun baru enam jam sehari yaitu mulai pukul 18.00 WIT sampai pukul 24.00 WIT.

"Di sana belum bisa 24 jam karena harus tambah mesin baru. Persoalannya sekarang ini ada kesulitan untuk pengadaan mesin baru mengingat PLN kini berorientasi pada pemanfaatan energi terbarukan. Ini yang mengakibatkan masyarakat harus menunggu lebih dari dua tahun untuk bisa menikmati listrik," kata  Hotman.

Selain di wilayah Mimika, PLN akan melistriki sembilan titik di wilayah Kabupaten Asmat menggunakan tenaga surya. Beberapa kampung di Mimika yang juga menikmati penerangan listrik tenaga surya seperti Kampung Fakafuku Distrik Agimuga, Kampung Keakwa I dan II serta Kampung Aikawapuka Distrik Mimika Tengah.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA