Thursday, 8 Rabiul Akhir 1441 / 05 December 2019

Thursday, 8 Rabiul Akhir 1441 / 05 December 2019

Ledakan di Monas, Kapolda: Granat Asap

Selasa 03 Dec 2019 10:34 WIB

Rep: Flori Sidebang/ Red: Israr Itah

Anggota Gegana Brimob Polri melakukan pemeriksaan TKP ledakan di kawasan Monas, Jakarta, Selasa (3/12/2019). Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono mengatakan, ledakan berasal dari granat asap.

Anggota Gegana Brimob Polri melakukan pemeriksaan TKP ledakan di kawasan Monas, Jakarta, Selasa (3/12/2019). Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono mengatakan, ledakan berasal dari granat asap.

Foto: Antara/Nova Wahyudi
Gatot menyebut, ledakan itu terjadi di bagian sisi utara Monas, sekitar pukul 07.16.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono mengatakan, ledakan yang terjadi di sekitar area Monas, Jakarta Pusat pagi ini disebabkan oleh granat asap. Gatot menyebut, ledakan itu terjadi di bagian sisi utara Monas, sekitar pukul 07.16 WIB.

Baca Juga

"Ini diduga granat asap yang meledak," kata Gatot kepada wartawan di Monas, Selasa (3/11).

Gatot mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi maupun rekaman CCTV. Hal itu dilakukan untuk menyelidiki dari mana asal granat tersebut. 

photo
Anggota Gegana Brimob Polri melakukan pemeriksaan TKP ledakan di kawasan Monas, Jakarta, Selasa (3/12).

"Perkembangan bagaiamana, kita tunggu Labfor teman-teman yang menyelidiki di lapangan. TKP nanti dibuka setelah olah TKP. Kami kumpulkan info barang (granat asap) dari mana, nanti akan kami sampaikan lebih lanjut," kata Gatot. 

Akibat ledakan itu, sambung dia, dua anggota TNI yang sedang berolahraga di sekitar TKP mengalami luka. Kini keduanya mendapatkan perawatan medis di RSPAD Gatot Soebroto. 

Ia pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang setelah ledakan granat asap tersebut. "Kami imbau ke masyarakat tenang saja enggak usah khawatir, situasi Jakarta kami amankan dan enggak ada kejadian lebih jauh," tegas Gatot. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA