Kamis, 8 Rabiul Akhir 1441 / 05 Desember 2019

Kamis, 8 Rabiul Akhir 1441 / 05 Desember 2019

Aparat Selidiki Asal Granat Asap yang Meledak di Monas

Selasa 03 Des 2019 11:23 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Anggota Labfor Mabes Polri mengumpulkan barang bukti di TKP ledakan di kawasan Monas, Jakarta, Selasa (3/12).

Anggota Labfor Mabes Polri mengumpulkan barang bukti di TKP ledakan di kawasan Monas, Jakarta, Selasa (3/12).

Foto: Nova Wahyudi/Antara
Penyelidikan ledakan granat asap tersebut masih didalami Puslabfor.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- TNI dan Kepolisian masih menelusuri asal granat asap yang meledak di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Selasa (3/12) pagi. "Polisi sudah mengatakan bahwa asal ledakan dari granat asap. Asal granatnya belum tahu pasti," kata Kapendam Jaya Letkol Czi Zulhadrie di Jakarta.

Baca Juga

Granat tersebut dilaporkan meledak dan melukai Serma Fajar Arisworo dan Praka Gunawan Yusuf yang sedang berolahraga. Saat disinggung kemungkinan adanya kelalaian hingga berujung ledakan granat, Zulhadrie belum dapat memastikan hal itu. "Belum tahu (darimana granatnya). Masih didalami oleh Puslabfor," katanya.

Kapolda Metro Jaya Irjen Polisi Gatot Eddy Pramono menyatakan pihaknya akan meminta keterangan dua anggota TNI yang menjadi korban ledakan granat asap. Keduanya adalah Serma Fajar Arisworo dan Praka Gunawan Yusuf.

"Ini masih pendalaman dan korban masih di RSPAD, nanti akan kita minta keterangan kepada korban, tapi sabar," kata Gatot saat memberikan keterangan pers di Monas, Jakarta, Selasa (3/12).

Kedua korban dilarikan ke RS Gatot Subroto untuk penanganan medis lebih lanjut. Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Gatot Eddy Pramono menyebutkan ledakan di kawasan Monas diduga berasal dari granat asap yang ditemukan oleh anggota TNI.

"Dugaan sementara hasil temuan tim di lapangan, berasal dari granat asap," ujar Gatot dalam jumpa pers bersama Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margiyono di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (3/12).

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA