Wednesday, 10 Rabiul Akhir 1442 / 25 November 2020

Wednesday, 10 Rabiul Akhir 1442 / 25 November 2020

Transjakarta Tetap Beroperasi Normal

Selasa 03 Dec 2019 12:53 WIB

Red: Ratna Puspita

Bus Transjakarta di Monas, Jakarta. (Ilustrasi)

Bus Transjakarta di Monas, Jakarta. (Ilustrasi)

Foto: Republika/Prayogi
Insiden yang menyebabkan timbulnya dua korban ini tidak memberikan imbas gangguan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Layanan Transjakarta tetap beroperasi normal, meski sebuah ledakan terjadi di dalam Taman Monumen Nasional. Tepatnya, di seberang kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada Selasa (3/11) pagi.

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) Nadia Diposanjoyo menyampaikan insiden yang menyebabkan timbulnya dua korban ini tidak memberikan imbas gangguan pada layanan Transjakarta di sekitar lokasi kejadian. "Sampai saat ini layanan tetap beroperasi normal," ujar Nadia saat dihubungi di Jakarta, Selasa.

Nadia menyebut kejadian ini sudah ditangani oleh pihak berwenang. Karena itu, pelanggan Transjakarta tetap bisa beraktivitas normal dan nyaman dengan menggunakan moda transportasi ini.

Baca Juga

Sebelumnya, sebuah ledakan terjadi di kawasan Monas saat beberapa anggota TNI berolah raga pada Selasa pagi. Polres Metro Jakarta Pusat dan Polda Metro Jaya telah mengerahkan tim guna menyelidiki ledakan yang melukai dua anggota TNI, yakni Serma Fajar dan Praka Gunawan.

Kapolda Metro Jaya Insepktur Jendral Polisi Gatot Eddy Pramono menyebutkan ledakan di kawasan Monumen Nasional (Monas) berasal dari granat asap yang ditemukan oleh anggota TNI. "Dugaan sementara hasil temuan tim di lapangan, berasal dari granat asap," ujar Gatot dalam jumpa pers di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa.

Gatot menyebutkan, tim dari Pusat Laboratorium dan Forensik Polri menyelidiki dugaan granat asap tersebut bisa meledak tiba-tiba.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA