Thursday, 8 Rabiul Akhir 1441 / 05 December 2019

Thursday, 8 Rabiul Akhir 1441 / 05 December 2019

Empat Puskesmas di Kota Depok Lulus Akreditasi Kemenkes

Selasa 03 Dec 2019 18:49 WIB

Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Endro Yuwanto

 Salah satu layanan di Puskesmas (ilustrasi).

Salah satu layanan di Puskesmas (ilustrasi).

Foto: Antara/Anang Budiono
Langkah ini dilakukan sebagai upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Depok.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Sebanyak empat puskesmas di Kota Depok telah lulus akreditasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). Tahun ini sebanyak enam puskesmas menjalani penilaian akreditasi dan dua puskesmas menjalani proses re-akreditasi.

"Dengan begitu masih ada empat puskesmas yang masih menunggu hasil akreditasi," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Novarita, di Balai Kota Depok, Selasa (3/12).

Novarita menjelaskan, hal tersebut dilakukan sebagai upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Kota Depok. "Alhamdulillah, empat puskesmas sudah keluar hasil penilaian akreditasinya. Ini sebagai acuan dalam peningkatan layanan kesehatan," jelas dia.

Menurut Novarita, empat puskesmas yang sudah mendapatkan hasil tersebut, yakni Puskesmas Depok Jaya dengan predikat paripurna dan Puskesmas Kedaung dengan predikat utama. Selanjutnya, Puskesmas Kemiri Muka mendapatkan predikat utama serta Puskesmas Cimanggis predikat utama.

"Status akreditasi dari masing-masing puskemas tentu mendapatkan predikat yang berbeda-beda. Setiap puskesmas memiliki keunggulan dan program yang berbeda dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Status akreditasi berbeda-beda sesuai dengan hasil nilainya, dan juga disesuaikan dengan sarana prasarana yang ada pada puskesmas tersebut," ujar Novarita.

Novarita berharap, dengan hasil yang didapat dari penilaian akreditasi itu bisa menjadi semangat baru bagi setiap puskesmas dalam meningkatkan pelayanan kesehatan. "Tentu dengan terus memaksimalkan sarana prasarana pendukung yang memadai dan pelayanan yang optimal," pungkas dia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA