Thursday, 16 Sya'ban 1441 / 09 April 2020

Thursday, 16 Sya'ban 1441 / 09 April 2020

Politikus Golkar Tanggapi Putusan MA Pangkas Hukum Idrus

Rabu 04 Dec 2019 19:16 WIB

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Ratna Puspita

Nurdin Halid - Politikus Golkar

Nurdin Halid - Politikus Golkar

Foto: Republika/ Wihdan
Majelis Kasasi MA telah memotong hukuman Idrus menjadi dua tahun penjara.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Politikus Partai Golkar Nurdin Halid mengomentari putusan Mahkamah Agug (MA) yang memangkas hukuman terhadap terpidana korupsi Idrus Marham. Nurdin menyambut baik putusan MA tersebut. 

Baca Juga

"Alhamdulillah, sebagai seorang sahabat, tentu saya bersyukur dengan pengurangan tersebut, dengan hukuman yang sudah dijalani Insya Allah Pak Idrus Marham akan menikmati kebebasan," kata Nurdin ditemui di sela-sela Munas Golkar ke-X, Rabu (4/12).

Ia memastikan partai Golkar akan merangkul Idrus selepas Idrus bebas nantinya. Ia meyakini Idrus tetap akan mengabdi untuk Partai Golkar. 

"Saya pikir beliau akan tetap berbakti mengabdi, aktif di Partai Golkar, karena beliau tidak dicabut daripada hak politiknya," ujarnya.

Sebelumnya, Majelis Kasasi MA telah memotong hukuman Idrus menjadi tinggal dua tahun penjara dari tadinya lima tahun penjara. "MA menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara selama dua tahun denda Rp 50 juta subsider tiga bulan kurungan," kata Juru Bicara MA Andi Samsan Nganro saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (3/12).

Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta pada 23 April 2019 lalu menjatuhkan vonis tiga tahun penjara ditambah denda Rp 150 juta subsider dua bulan kepada Idrus Marham. Ia terbukti menerima suap bersama-sama dengan anggota Komisi VII DPR dari fraksi Partai Golkar non-aktif Eni Maulani Saragih.

Selanjutnya Pengadilan Tinggi DKI Jakarta memperberat vonis Idrus Marham menjadi lima tahun penjara ditambah denda Rp 200 juta subsider tiga bulan kurungan pada 9 Juli 2019.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA