Monday, 23 Jumadil Akhir 1441 / 17 February 2020

Monday, 23 Jumadil Akhir 1441 / 17 February 2020

Munas Golkar Ditutup Malam Ini, Dihadiri Ma'ruf Amin

Kamis 05 Dec 2019 12:30 WIB

Rep: Arif Satrio Nugroho/ Red: Ratna Puspita

Ilustrasi Munas Golkar. Musyawarah Nasional (Munas) Golkar akan ditutup Kamis (5/12) malam ini.

Ilustrasi Munas Golkar. Musyawarah Nasional (Munas) Golkar akan ditutup Kamis (5/12) malam ini.

Foto: Republika/Zahrotul Oktaviani
Waktu munas yang sedianya hingga Jumat akan ditutup malam ini.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Terpilihnya kembali Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Golkar secara aklamasi membuat jalannya Musyawarah Nasional (Munas) Golkar dipercepat. Waktu munas yang sedianya dijadwalkan hingga Jumat (6/12) besok akan ditutup Kamis (5/12) malam ini. 

Baca Juga

Munas Golkar kali ini akan ditutup oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin, setelah sebelumnya pada Selasa (5/12) dibuka oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). "Nanti malam jam 19.00 WIB akan ditutup oleh Wapres, KH Ma’ruf Amin," kata Politikus Golkar Ace Hasan Syadzilly di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (5/12).

Agenda hari terakhir, Kamis ini, agenda munas adalah rapat komisi. "Hari ini kami tetap akan melaksanakan agenda Rapat-rapat Komisi," ujar dia. 

Juru bicara munas ke X Partai Golkar Christina Aryani mengatakan agenda sidang munas hari ini akan merumuskan terkait kebijakan-kebijakan organisasi, program umum partai, rekomendasi, serta pernyataan politik. Sidang komisi hari ini juga akan mengangkat apakah ketua umum akan menjalankan fungsi sebagai formatur tunggal atau sebagai ketua formatur dengan dibantu beberapa formatur lainnyam

Pada Rabu, Ketua Sidang paripurna munas Partai Golkar Azis Syamsuddin mengatakan Airlangga diberi waktu paling lambat 60 hari untuk menyusun kepengurusan. Ia meyakini Airlangga mampu mampu membangun konsilidasi dari berbagai kekuatan yang ada pada PG. 

Sementara itu terkait ada berapa banyak kader yang akan diakomodir oleh Ketua Umum, ia menyerahkan sepenuhnya kepada Airlangga. Demikian juga dengan siapa saja yang akan dipercaya untuk mendampingi Airlangga dalam menjalankan roda organisasi. "Tentu saja kami percayakan pada ketua umum bisa memutuskan yang terbaik," ucap Christina. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA