Tuesday, 10 Rabiul Awwal 1442 / 27 October 2020

Tuesday, 10 Rabiul Awwal 1442 / 27 October 2020

PDIP Dukung Langkah Erick Benahi BUMN

Jumat 06 Dec 2019 04:02 WIB

Rep: Rizkyan Adiyudha/ Red: Indira Rezkisari

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, menekankan politik ekonomi BUMN harus berupaya mewujudkan kedaulatan negara setidaknya di bidang pangan, papan, energi, pertahanan, keuangan dan pertahanan.

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, menekankan politik ekonomi BUMN harus berupaya mewujudkan kedaulatan negara setidaknya di bidang pangan, papan, energi, pertahanan, keuangan dan pertahanan.

Foto: Republika TV/Havid Al Vizki
PDIP harap BUMN bisa wujudkan kedaulatan negara di bidang ekonomi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengapresiasi langkah Menteri Erick Thohir membenahi Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Partai berlogo banteng moncong putih itu berpendapat, kebijakan yang diambil Menteri BUMN bisa mewujudkan komitmen BUMN untuk mencapai tujuan bernegara.

"Politik ekonomi BUMN harus berupaya mewujudkan kedaulatan negara setidaknya di bidang pangan, papan, energi, pertahanan, keuangan dan pertahanan," kata Sekretaris Jendral PDIP Hasto Kristiyanto dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (5/12).

Hasto mengatakan, atas dasar hal itu maka para direksi dan komisaris BUMN harus dipilih tidak hanya berdasarkan kriteria kepemimpinan yang visioner, transformatif dan teknokratis, ataupun kemampuan manajerial. Menurutnya, mereka ditunjuk dengan melihat dari kemampuan ideologis berkaitan dengan upaya menjadikan BUMN sebagai kekuatan utama konsolidasi perekonomian nasional.

"Untuk itu, maka konsolidasi bisnis baik secara vertikal maupun horisontal harus dilakukan sehingga BUMN benar-benar berkonsentrasi pada inti bisnis dan hanya masuk pada sektor yang bersifat strategis bagi kepentingan perekonomian nasional," katanya.

PDIP juga mengusulkan agar BUMN mampu mencapai kinerja korporasinya. Hal itu baik dalam perspektif kepeloporan dan inovasi bisnis, kinerja finansial, pertumbuhan internal maupun kinerja terhadap seluruh stakeholders, diberi prioritas bahwa penempatan direksi dan berasal dari dalam.

"Kami meyakini Pak Erick akan kedepankan merit system dan mendorong proses kepemimpinan yang begitu memahami seluruh corporate culture BUMN yang dipimpinnya," katanya.


BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA