Wednesday, 8 Sya'ban 1441 / 01 April 2020

Wednesday, 8 Sya'ban 1441 / 01 April 2020

Airlangga Rekomendasi Golkar Berjuang Pisahkan Pileg-Pilpres

Rabu 04 Dec 2019 17:39 WIB

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Ratna Puspita

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto

Foto: Republika/Prayogi
Golkar perlu memperjuangkan penyempurnaan sistem pemilu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyampaikan laporan pertanggungjawaban (LPJ) di hadapan peserta musyawarah nasional (munas) Partai Golkar ke-X. Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan sejumlah rekomendasi politik untuk partainya.

Baca Juga

"Partai Golkar perlu memperjuangkan perubahan UU Pemilu, memisahkan kembali antara Pileg dan Pilpres serta penyempurnaan sistem pemilu yang membuka peluang bagi kemenangan Partai Golkar di dalam Pemilu," kata Airlangga dalam pemaparannya, Rabu (4/12).

Airlangga juga merekomendasikan agar Partai Golkar melakukan transformasi dan konsolidasi agar dipercaya dan mendapat dukungan dari masyarakat. Selain itu, ia juga meminta agar Partai Golkar terus mendukung program antikorupsi. 

"Transformasi struktural juga diperlukan agar organisasi dan struktur kelembagaan lebih fleksibel lebih kuat dan lebih efektif dan peningkatan fungsi kaderisasi serta penajaman dalam pengambilan keputusan berbasis data agar Partai Golkar menjadi partai yang kuat dan mengakar," ujarnya.

Menanggapi itu, Ketua DPD I Jawa Barat Partai Golkar Dedi Mulyadi  mengungkapkan bahwa pemisahan pileg dan pilpres tidak hanya aspirasi Partai Golkar. Berdasarkan pengalaman pemilu 2019 lalu pemilu serentak banyak menimbulkan ekses negatif.

"Tentu ini perjalanan penting kita laksanakan Pileg dulu baru Pilpres. Dan presidential tresholdnya hasil Pileg, bukan seperti sekarang, menggunakan PT pemilu lalu untuk pemilu sekarag di mana landasan dukungan politiknya sudah nggak relevan," tuturnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA