Monday, 25 Jumadil Awwal 1441 / 20 January 2020

Monday, 25 Jumadil Awwal 1441 / 20 January 2020

Mengapa Fadli Zon tak Masuk Jubirsus Gerindra?

Jumat 06 Dec 2019 15:33 WIB

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Teguh Firmansyah

Fadli Zon (kanan) tak masuk dereten jubirsus Gerindra. (foto ilustrasi).

Fadli Zon (kanan) tak masuk dereten jubirsus Gerindra. (foto ilustrasi).

Foto: ANTARA/FIKRI YUSUF
Habiburokhman menegaskan Gerindra tak pernah persoalkan Fadli Zon.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tidak ada nama Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon dalam deretan juru bicara khusus (jubirsus) menimbulkan pertanyaan.

Baca Juga

Ketua DPP Partai Gerindra yang juga salah satu jubirsus Partai Gerindra Habiburokhman mengaku tak tahu mengapa Fadli tidak ditunjuk sebagai jubirsus Partai Gerindra.

"Saya nggak tahu ya, itu kewenangan bos (Prabowo), saya salah satu yang ditunjuk. Ya saya menjalankan saja," ujar Habiburokhman, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (6/12).

Menurutnya keberadaan jubirsus tersebut tidaklah permanen. Jumlahnya masih bisa ditambah, bisa juga dikurangi. "Masih bisa berubah, anytime kalau Pak Prabowo mau," ujarnya.

Termasuk, jelasnya, kemungkinan Fadli Zon masuk sebagai jubirsus Partai Gerindra di kemudian hari.  Ia mengatakan, Partai Gerindra tak pernah mempermasalahkan nama Fadli Zon, meskipun bersangkutan kerap melontarkan pernyataan tajam ke pemerintah. "Kalau besok Pak Fadli Zon ditunjuk juga enggak ada masalah," tuturnya.

Sementara untuk kader Partai Gerindra lainnya yang duduk di parlemen, Partai Gerindra meminta para kader tetap aktif berbicara di komisi masing-masing dengan isu terkait.Tentu, menurutnya, yang disampaikan harus sejalan dengan sikap partai.
"Kedepan ini biar lebih baik saja," ucap anggota Komisi III DPR tersebut.

Sebelumnya Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menunjuk empat kadernya sebagai juru bicara khusus (jubirsus). Kelima jubirsus tersebut yaitu Ahmad Muzani, Sufmi Dasco Ahmad, Sugiono, Habiburokhman, Ahmad Riza Patria.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA