Saturday, 4 Sya'ban 1441 / 28 March 2020

Saturday, 4 Sya'ban 1441 / 28 March 2020

Perombakan Direksi dan Abuse of Power di Garuda

Senin 09 Dec 2019 06:03 WIB

Rep: NOVITA INTAN. ADINDA PRYANKA/ Red: Elba Damhuri

Komisaris Utama Garuda Indonesia Sahala Lumban Gaol (kedua kanan depan) didampingi Komisaris Independen Herbert Timbo P Siahaan (kiri depan), Plt Direktur Utama Fuad Rizal (kedua kiri depan), Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga (kanan depan), Komisaris Independen Eddy Porwanto Poo (kiri belakang), Komisaris Chairal Tanjung (kedua kiri belakang), Komisaris Independen Insmerda Lebang (kedua kanan belakang) dan Direktur Niaga Pikri Ilham Kurniansyah (kanan belakang) memberikan keterangan pers di Kementerian BUMN Jakarta, Sabtu (7/12/2019).

Foto:
Garuda butuh sosok memiliki integritas yang mampu tingkatkan pelayanan.

Ia menambahkan, kemajuan yang diraih PT KAI bisa dijadikan contoh bagaimana BUMN tersebut setelah aspek pelayanannya mengalami peningkatan signifikan, aspek keselamatannya pun ikut meningkat. Hal itu terlihat dari angka kecelakaan kereta api yang menurun. "Kombinasi ini yang penting."

Operasional Garuda
Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga memastikan, keputusan pemberhentian sementara waktu beberapa anggota direksi Garuda tidak akan mengganggu operasional penerbangan, termasuk dalam menghadapi peak season liburan Natal dan tahun baru (Nataru) 2020. Arya mengatakan, kebijakan operasional Garuda Indonesia pasca-pemberhentian sejumlah direktur akan ditangani oleh manajemen yang masih ada.

Kementerian BUMN berharap mereka dapat menangani isu-isu operasional sampai struktur direksi kembali terisi penuh. "Level di bawah BOD (board of directors) masih berjalan dengan baik, jadi diharapkan operasional Garuda akan tetap berjalan," ujarnya, Ahad.

Kebijakan operasional untuk menghadapi Nataru pun diyakini Arya akan dapat tertangani dengan baik. Sebab, direksi dan staf Garuda Indonesia sudah membuat perencanaan menghadapi liburan panjang akhir tahun sejak jauh-jauh hari.

Arya menjelaskan, isu utama saat ini adalah permasalahan teknis di lapangan saat menghadapi Nataru. Ia yakin staf Garuda dapat memberikan pelayanan terbaik dengan perencanaan yang matang.

Dalam pertemuan Dewan Komisaris Garuda pada Sabtu (7/12), Erick meminta komite audit tetap melaksanakan investigasi lanjutan terhadap kasus penyelundupan ini. Erick juga berpesan kepada seluruh karyawan Garuda Indonesia untuk tetap menjalankan tugasnya seperti biasa dan tidak terganggu dengan adanya restrukturisasi.

“Saya minta seluruh karyawan Garuda Indonesia tetap memberikan pelayanan terbaik untuk para penumpang pesawat,” katanya dalam rilis , Sabtu. n antara

(ed: satria kartika yudha)

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA