Tuesday, 24 Jumadil Akhir 1441 / 18 February 2020

Tuesday, 24 Jumadil Akhir 1441 / 18 February 2020

Sejumlah Siswa Terjangkit Hepatitis A Berangsur Pulih

Ahad 01 Dec 2019 11:47 WIB

Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Endro Yuwanto

Pasien bernama Fandri (kiri) siswa kelas 3 SMPN 20 Depok penderita Hepatitis A menjalani rawat inap di RSUD Depok, Jawa Barat, Jumat (22/11/2019).

Pasien bernama Fandri (kiri) siswa kelas 3 SMPN 20 Depok penderita Hepatitis A menjalani rawat inap di RSUD Depok, Jawa Barat, Jumat (22/11/2019).

Foto: Antara/Asprilla Dwi Adha
Dari 15 siswa di RSUD Depok, kini tersisa 7 siswa yang masih dirawat intensif.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Kondisi sejumlah siswa SMPN 20 Depok yang terjangkit hepatitis A yang dirawat RSUD Kota Depok berangsur pulih. Dari jumlah 15 pasien yang dirawat, kini hanya tersisa tujuh siswa yang masih dirawat intensif.

"Masih tujuh siswa yang masih dirawat. Kondisinya juga sudah mulai berangsur pulih," ujar Direktur RSUD Kota Depok, Asloe’ah Madjri, dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, Ahad (1/12).

Menurut Asloe’ah, bagi siswa yang sudah diperbolehkan pulang, masih harus mengontrol kesehatannya di puskesmas terdekat atau langsung ke RSUD Kota Depok. "Kami akan berusaha melakukan perawatan agar seluruh siswa segera pulih kesehatannya," jelasnya.

Asloe'ah mengimbau, agar tidak terkena hepatitis A, warga harus selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Selain itu, diperlukan lingkungan bersih dan baik, serta memperkuat daya tahan tubuh. "Tak kalah pentingnya terapkan gerakan cuci tangan pakai sabun (CTPS)."

Wabah penyakit hepatitis A menjangkit 40 siswa dan tiga guru di SMPN 20 Depok yang berlamat di Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, pada Rabu (13/11) lalu.

Wali Kota Depok Muhammad Idris meminta seluruh sekolah di Kota Depok hendaknya terus meningkatkan dan menjaga kebersihan lingkungan sekolah. "Jalankan pola hidup sehat dan bersih, rutinkan kerja bakti sekolah, membersihkan kamar mandi, WC, halaman sekolah, saliran air dan ruang belajar. Setiap sekolah harus aktifkan kerja bakti untuk kebersihan sehingga dapat mencegah munculnya penyakit," tegasnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA