Saturday, 23 Jumadil Awwal 1441 / 18 January 2020

Saturday, 23 Jumadil Awwal 1441 / 18 January 2020

Muzani Jelaskan Alasan Gerindra Bentuk Jubirsus

Senin 09 Dec 2019 11:37 WIB

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Ratna Puspita

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ahmad Muzani

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ahmad Muzani

Foto: Republika TV/Havid Al Vizki
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto membentuk juru bicara khusus (jubirsus).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ahmad Muzani mengungkapkan alasan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto membentuk juru bicara khusus (jubirsus) Partai Gerindra. Ia mengatakan jubirsus tersebut dibentuk agar lebih tertib.

Baca Juga

"Kalau ada formalisasi mereka yang jadi jubir, mereka yang tidak jadi jubir, itu bentuk formalisasi saja supaya partai itu ada tata tertibnya atau tata kramanya," kata Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/12).

Menurutnya, seluruh kader Partai Gerindra merupakan iklan partai dan juru bicara partai, termasuk mereka yang kini menjadi anggota DPR. "Karena baik buruknya partai tentu saja akan sangat dipengaruhi oleh kader termasuk anggota DPR," ujarnya.

Ia pun mencontohkan seperti halnya menteri yang bertindak sebagai jubir presiden. Namun, presiden tetap memilih jubir agar mempermudah komunikasi.

"Yang kedua, ini kan bagian dari tour of duty, proses pergiliran di dalam internal partai, karena tour of duty tentu ada yang diangkat, ada yang tergantikan, kira-kira seperti itu," tutur wakil ketua MPR itu.

Sementara itu jika ada pernyataan dari kader di luar lima nama jubirsus tersebut, Gerindra tidak memiliki hak untuk melarang yang bersangkutan untuk bicara. Sebab, kader Partai Gerindra yang duduk di parlemen juga punya kewenangan untuk bicara di komisinya, dan untuk bicara di dapilnya.

"Ya diformalkan ke sini (jubirsus), nanti kalau ada apa-apa yang bersangkutan bisa menyampaikan ke nama-nama tersebut untuk disuarakan bisa seperti itu. Atau nanti lah itu, mekanisme itu kan merupakan mekanisme internal partai," jelasnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA