Kamis, 26 Jumadil Akhir 1441 / 20 Februari 2020

Kamis, 26 Jumadil Akhir 1441 / 20 Februari 2020

Jokowi Ungkap Alasan Pilih Pentas Drama daripada di KPK

Senin 09 Des 2019 12:02 WIB

Rep: Sapto Andika Candra/ Red: Ratna Puspita

Presiden Joko Widodo (kiri), Mendikbud Dikti Nadiem Makarim (kanan), dam Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) meninjau fasilitas seusai menyaksikan drama bertajuk Prestasi Tanpa Korupsi di SMKN 57 Jakarta, Jakarta Selatan, Senin (9/12/2019).

Presiden Joko Widodo (kiri), Mendikbud Dikti Nadiem Makarim (kanan), dam Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) meninjau fasilitas seusai menyaksikan drama bertajuk Prestasi Tanpa Korupsi di SMKN 57 Jakarta, Jakarta Selatan, Senin (9/12/2019).

Foto: Antara/Aprillio Akbar
Jokowi setiap tahun hadir dalam acara peringatan Hari Antikorupsi Sedunia di KPK.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) memilih untuk menghadiri pentas drama 'Prestasi Tanpa Korupsi' di SMKN 57 Jakarta Selatan, Senin (9/12) pagi. Padahal pada waktu yang sama, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga menggelar acara peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakorda) yang digelar di Gedung Merah Putih KPK. Acara di KPK akhirnya dihadiri oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin. 

Seusai menyaksikan pentas drama yang diperankan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju, Jokowi pun menyampaikan alasannya lebih memilih hadir dalam pagelaran pentas drama daripada acara resmi yang digelar di KPK. Jokowi menyebutkan, setiap tahun dirinya selalu hadir dalam acara peringatan Hari Antikorupsi Sedunia yang diadakan di gedung KPK. Baru tahun ini saja dirinya absen.

"Hanya ini kan. Pak Ma'ruf belum pernah ke sana, ya bagi-bagilah. Masa setiap tahun saya terus. Ini Pak Ma,ruf belum pernah ke sana. Silakan Pak Ma'ruf, saya di tempat lain," kata Jokowi. 

photo
Mendikbud Nadiem Makarim (kiri), Menparekraf Wishnutama (kanan), Menteri BUMN Erick Thohir (kedua kanan), Komedian Sogi Indra Dhuaja (kedua kiri), dan Bedu (tengah) tampil dalam drama bertajuk Prestasi Tanpa Korupsi di SMKN 57 Jakarta, Jakarta Selatan, Senin (9/12/2019). (ANTARA)

Pementasan drama di SMKN 57 Jakarta pagi tadi diperankan oleh sejumlah menteri, di antaranya Mendikbud Nadiem Makarim dan Menparekraf Wisnutama sebagai siswa SMK. Kemudian ada juga Menteri BUMN Erick Thohir yang berperan sebagai penjual bakso. Poin cerita dari pentas drama yang dimainkan para menteri ini, perilaku antikorupsi harus ditanamkan sejak dini melalui tindakan-tindakan kecil. 

"Yang namanya korupsi itu tidak boleh, sekecil apa pun itu tetap korupsi. Lalu nepotisme, masuk perguruan tinggi mentang-mentang bapaknya pejabat, nggak pakai aturan main. Itu juga tidak boleh," kata Jokowi di hadapan perwakilan siswa SMA dan SMK DKI Jakarta. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA