Sabtu, 23 Jumadil Awwal 1441 / 18 Januari 2020

Sabtu, 23 Jumadil Awwal 1441 / 18 Januari 2020

Mahfud: Dewas KPK akan Jadi Kejutan

Rabu 11 Des 2019 00:48 WIB

Rep: Ronggo Astungkoro/ Red: Ratna Puspita

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD

Foto: Antara/R. Rekotomo
Menurut Mahfud, Dewas KPK akan diisi oleh orang-orang baik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteti Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, mengungkapkan, sosok yang terpilih sebagai Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) akan mengejutkan. Menurutnya, Dewas KPK akan diisi oleh orang-orang baik.

Baca Juga

"Enggak (ada kriteria khusus), Presiden juga sudah tahu kriterianya, tapi nanti akan jadi kejutan bahwa dewasnya baik-baik," ungkap Mahfud di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa (10/12).

Mahfud menyebutkan, banyak nama yang masuk sebagai calon Dewas KPK. Tapi, Mahfud mengaku tidak tahu-menahu kelanjutan nama siapa saja yang terseleksi hingga saat ini.

Menurutnya, kewenangan memilih Dewas KPK ada di tangan Presiden Joko Widodo. "Biar saja Presiden kewenangan penuh sesuai undang-undang untuk pertama kali dewas itu diangkat oleh Presiden, hak prerogatif. Nanti untuk berikutnya mungkin pakai pansel," tuturnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengakui sudah mengantongi lima nama anggota Dewas KPK. Kendati demikian, Jokowi belum mau mengumumkan siapa saja nama yang akan menduduki posisi sebagai Dewas KPK itu.

"Sudah (final), tapi belum (diumumkan)," ujar Jokowi di Hotel Mulia Senayan, Selasa (10/12).

Rencananya, pelantikan anggota Dewan Pengawas KPK akan dilakukan bersamaan dengan pelantikan Ketua dan Wakil Ketua KPK pada 20 Desember mendatang. Seperti tertuang dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 atau UU KPK hasil revisi, Dewan Pengawas KPK akan diisi lima orang. Rinciannya, satu orang sebagai ketua dan empat orang anggota. Dewas KPK ini akan ditentukan langsung oleh Presiden Jokowi.

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA