Senin, 30 Jumadil Akhir 1441 / 24 Februari 2020

Senin, 30 Jumadil Akhir 1441 / 24 Februari 2020

Pemprov Jabar Targetkan Tahun Depan Bentuk 746 Bumdes

Kamis 12 Des 2019 17:32 WIB

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Dwi Murdaningsih

 Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan akan membentuk 746 Bumdes, tahun  depan. Foto: Koordinator BUMDES Desa Bongkasa Pertiwi, Bali, tengah mengolah limbah kotoran sapi dan babi untuk dijadikan biogas.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan akan membentuk 746 Bumdes, tahun depan. Foto: Koordinator BUMDES Desa Bongkasa Pertiwi, Bali, tengah mengolah limbah kotoran sapi dan babi untuk dijadikan biogas.

Foto: Republika/Idealisa Masyrafina
Pemprov Jabar menuntaskan target desa mandiri pada tahun ini.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG --- Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan akan membentuk 746 Bumdes, tahun  depan. Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dedi Supandi  sejauh ini, terdapat 596 BUMDesa yang aktif kembali, 272 BUMDesa baru terbentuk. 

“Target 746 Bumdes akan dibentuk di tahun depan. Ini bagian dari rencana pak Gubernur yang ingin 5.312 desa di Jabar nantinya harus mempunyai perusahaan,” kata Dedi.

Ada beberapa strategi, kata dia, yang disiapkan untuk mencapai target tersebut. Yakni melalui program patriot desa, dimana anak muda dikirimkan ke desa untuk menggali potensi bisnis yang bisa dikembangkan.

Selain itu, ada pendekatan melalui pembangunan infrastruktur dan mempermudah akses teknologi informasi di wilayah pinggiran dengan memasang wifi gratis di 600 titik desa.

Di pertengahan tahun 2020, kata dia, pihaknya akan membuat regulasi mengenai level perusahaan itu sendiri. Isinya mengenai klasifikasi, misalnya bumdes yang sudah terbentuk tapi pemasarannya harus dibantu, atau bantuan diberikan untuk perkembangan modalnya.

“Kami juga akan memberikan reward kepada desa yang mampu meningkatkan status desa dan perusahaannya. Tapi bentuknya apa itu akan dibahas lagi," katanya.

Tahun ini, kata dia, terdapat 98 desa dengan status mandiri di Jabar. Jumlah tersebut meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya berjumlah 37 desa. Selain itu, ada 732 desa yang naik kelas dari status berkembang menjadi maju.

“Peningkatan presentase status desa mandiri ini sudah tercantum dalam RPJMD," ujar Dedi.

Dedi menjelaskan, targetnya dari tahun 2018 ada 37 desa mandiri, tahun 2019 ada 63 desa mandiri dan tahun 2020 ada 87 desa mandiri. "Sedangkan, dalam setahun ini saja sudah ada 98 desa mandiri. Ini sudah melebihi target,” katanya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA